Oknum Pegawai Kantor Pos Dan Pegawai Puskesmas Kawin Dibawah Tangan

puskesmas bareng tempat sutami berdinasJombang, (MR)
Perselingkuhan terselubung bisa terjadi atas dasar cinta buta yang diikuti dorongan nafsu birahi yang tidak terbendung. Sehingga bisa mengorbankan orang lain yang tidak tahu permasalahan termasuk keluarga yang ditinggalkan dan munculnya kebohongan-kebohongan.

Hal ini bisa terjadi pada siapa saja termasuk kita semua, yang ironis ketika hal ini dilakukan seorang pegawai negeri. Karena melanggar PP.10 yang sudah diatur dalam undang-undang kepegawaian seperti yang dilakukan seorang bidan atau pegawai puskesmas bareng Kabupaten Jombang sebut saja Sutami dengan kepala kantor pos Mojoagung.

Kejadian ini tepatnya di dusun sumber dadi desa ngampungan Kecamatan bareng Kabupaten Jombang, yang bisa dikatakan masyarakat menjunjung tinggi rasa menghormati dengan perbedaan. Namun adanya permasalahan ini warga enggan untuk berbuat sesuatu, tapi biasanya cuma mengerutu diwarung-warung dan disetiap kumpul-kumpul, jelas mustofa salah satu warga lingkungan. Menurut banyak warga yang berdekatan dan tidak mau disebut namanya mengatakan, “Bu Sutami adalah seorang bidan yang dinas dipuskesmas dan sudah bercerai dengan mantan suaminya. Tapi sering ada laki-laki yang bekerja dikantor Pos bertemu dengan pintu tertutup seharian,” celetuknya.

Sementara ketua BPD Sugeng mahmudi di konfirmasi oleh media ini (16/11) silam, menjelaskan pada awak media ini, “apa yang di katakan warga tersebut benar adanya, karena saya sendiri melihat dengan mata kepala bahwa Sutami sering berboncengan dengan Tomo (kepala kantor pos), Saat berangkat kerja, dan informasi yang saya dengar sudah nikah syri (bawah tangan,red) sedangkan kepala puskesmas bareng Dr. Andri melalui pegawainya belum bisa ditemui, karena punya alasan kode etik masing-masing dan terkesan tutup mata terkait hal ini, pada waktu yang berbeda kepala kantor pos Jombang melalui wakilnya sebut saja Dedi mengatakan, “selama tidak mengganggu jam kerja dan tidak ada yang keberatan itu urusan pribadi.”

Pada saat awak media ini klarifikasi ke kantor pos Mojoagung tempat ditugaskannya Tomo mengatakan, “tidak ada hubungan apa-apa sama utami,” bantahnya. Ini terjadi karena kurangnya kesigapan dari atasan terkait permasalahan ini, kepala puskesmas bareng atas gerak-gerik yang dilakukan anak buahnya meski sudah ada laporan dari tokoh masyarakat.

Semula Tomo bertugas dikantor pos bareng karena tempat berdekatan dan saling ketemu sehingga terjalin hubungan asmara, sehingga karena seringnya pak pos ini mangkal di rumah Sutami akhirnya berbohong kepada masyarakat seakan-akan sudah kawin syri supaya aman dilingkungan tersebut. >>Sabit

Related posts