TEPAT hari senin (12/11), Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Jombang, Drs.H.Barozi, M.PdI., hadir dan membuka secara resmi Kegiatan Lesson Study sekaligus memberi Pembinaan bagi Guru dan Pegawai MTsN Tambakberas Jombang. Beliau juga sempat mengunjungi dua Open Class yang sedang berlangsung pada hari itu juga, Sejak adanya Undang-undang No. 14 tahun 1995 tentang Guru dan Dosen, profesionalisme guru dan dosen semakin dikedepankan.
Hal ini tak lain demi tercapainya keberhasilan peserta didik dalam proses pembelajaran. Berbagai pendekatan yang sudah disosialisasikan oleh pemerintah, telah dihimbaukan untuk diterapkan oleh para praktisi pendidikan. Semuanya bertujuan demi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, juga dalam rangka empowering para guru sesuai dengan bidang studi masing-masing. Sebuah format atau kerangka baru dalam membantu para pendidik untuk meningkatkan profesionalisme mereka adalah Lesson Study.
Lesson Study pertama kali di Indonesia disosialisasikan dan diterapkan di Kabupaten Pasuruan oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) bekerja sama dengan Kementrian Pendidikan Nasional, Kementrian Agama, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Negeri Malang. MTsN Tambakberas dengan Program Peningkatan Mutu Guru akan bertekad untuk meningkatkan kualitas para pendidiknya. Untuk itu, madrasah tidak ingin ketinggalan dalam menerapkan format Lesson Study ini secara mandiri.
Rangkaian kegiatan Lesson Study ini diawali dengan diadakannya Workshop “Lesson study” pada tanggal 6 Oktober 2012 dengan Nara Sumber Dr. Ibrohim, M.Si. dari Universitas Negeri Malang, dilanjutkan dengan penjadwalan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) semua mata pelajaran yang ada di MTsN Tambakberas baik Mapel Umum, Keagamaan dan Kepesantrenan untuk melaksanakan Tahap PLAN (Perencanaan).
Dalam Tahap PLAN ini semua anggota MGMP menyusun RPP yang akan dilaksanakan di kelas oleh Guru Model yang sudah ditentukan. Dalam proses inilah keberhasilan di tahap berikutnya bisa ditentukan. Dengan musyawarah, saling berbagi ide, bekerja sama yang akhirnya menghasilkan persiapan yang matang, tentunya proses pembelajaran dengan mengoptimalkan keterlibatan siswa dalam kegiatan kelas akan tercapai dengan lebih maksimal.
Setelah Tahap PLAN selesai, pada awal bulan Nopember 2012, tepatnya tanggal 4 Nopember dimulailah Tahap DO (Pelaksanaan), dimana RPP yang sudah dibuat bersama diterapkan di kelas sesuai dengan jadwal Guru Model. Dalam tahap ini, guru model menyajikan proses pembelajaran dengan diamati oleh Observer (Pengamat). Sedangkan kelas yang dipakai dalam tahap ini disebut Open Class. Jika terlaksana sesuai jadwal, maka Open Class ini akan selesai di akhir bulan Nopember.
Setiap selesai Open Class, Guru Model, para Pengamat, seorang Moderator dan Notulen (yang ditunjuk Madrasah) melaksanakan Tahap REFLEKSI. Tahap ini sangat penting sekali karena disinilah guru model dan pengamat saling mengungkapkan temuan-temuan dan kesulitan-kesulitan yang terjadi dalam proses pembelajaran yang terjadi di kelas. Dengan cara ini, guru model dan pengamat mencari alternatif solusi yang bisa dilakukan dan solusi-solusi ini akan dipakai untuk merevisi RPP yang sudah diterapkan di kelas Open Class tadi, sehingga nantinya bisa dipakai lagi untuk kelas yang lainnya.
Semoga rangkaian kegiatan Lesson Study yang sudah kita rencanakan ini bisa berjalan lancar dan bermanfaat bagi para pendidik, khususnya bagi peserta didik MTsN Tambakberas Jombang. Amiin. Insyaalloh. >> Mujiono Fren

