Masalah Infrastruktur Dasar dan Pendidikan Dominasi Hasil Reses DPRD Halut

Halut, (MR)
Hasil reses DPRD Halut masa Sidang Pertama, rupanya membawa cerita sendiri untuk segera bisa diseriusi oleh instansi terkait. Adanya sejumlah aspirasi dan temuan di lapangan selama kegiatan reses menjadi catatan yang harus digodok bersama antara eksekutif dan legislative guna memberikan prioritas pada kebutuhan masyarakat di Halut. Bincang-bincang media ini dengan Kabag Persidangan Halut, Alfinansius Tengah, beberapa waktu lalu, (14/04/17), di ruang kerjanya, terungkap bahwa usulan program atau kegiatan yang didapat oleh anggota DPRD saat melakukan reses, baik di Dapil I sampai dengan Dapil III, didominasi oleh masalah pendidikan dan pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan.

Untuk masalah infrastruktur dasar, menurut Alfinansius, dari laporan hasil reses yang masuk, terdapat 61 usulan untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Jalan seperti peningkatan badan jalan, pembukaan badan jalan, pembuatan jembatan penghubung, talud pemecah ombak dan perbaikan jembatan yang tersebar hampir merata di semua dapil. Sementara pada masalah pendidikan, usulan yang masuk saat kegiatan reses terdapat 8 usulan pembangunan gedung sekolah, penambahan RKB, pembangunan pagar pembatas sekolah dan distribusi tenaga guru yang perlu diperhatikan karena masih ada sekolah-sekolah di beberapa pelosok yang kekurangan guru.

Untuk masalah infrastruktur lainnya yang melekat pada dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, terdapat 6 usulan berupa pemasangan jaringan listrik, pemasangan PJU, penggantian tiang listrik yang rusak, perluasan jaringan listrik TR di daerah-daerah pemukiman baru dan pembuatan sertifikat tanah. Sedangkan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian, terdapat juga 6 usulan berupa penataan pasar, permintaan bantuan perbengkelan dan alat pertukangan, bantuan alat pengrajin untuk pemanfaatan enceng gondok dan pengadaan mesin listrik. Terkait masalah pertanian, menurut Alfinansius, ada 4 usulan dan tersebar di Tobelo Barat, Timur, daerah Kao dan juga di pesisir Galela, seperti pengadaan bibit pala, cengkih, bawang merah dan bibit ternak sapi. >>Karl

Related posts