Majalengka, (MR)
LELAKI Separuh baya yang mengaku Anggota MARINIR TNI-AL dibekuk Satreskrim Polres Majalengka disebuah bengkel di Perum BCA Jalan Durian Blok IV Rt 17/Rw 08 Desa Cikalong Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka rabu (28/9) sekitar pukul 06.30 Wib. Kejadian tersebut dibenarkan Kepala Kepolisian Resort Majalengka AKBP Mada Roostanto melalui Kasat Reskrim AKP Bimantoro Kurniawan ketika ekspos di halaman Satreskrim Polres Majalengka Rabu (28/9).
Kejadian tersebut berawal dari informasi yang diterima pihaknya dari masyarakat pekerja bengkel yang mencurigai pelaku yang telah dua kali datang kebengkel di Perum BCA dengan mengaku anggota MARINIR TNI-AL pada pukul 05.15 Wib yang bermaksud hendak melepas GPS pada kendaraan yang dibawanya, karena merasa ketakutan disebabkan pelaku mengenakan beberapa atribut Marinir akhirnya mekanik bengkel secara terpaksa berusaha untuk menuruti permintaan pelaku guna membongkar alat pedeteksi kendaraan yaitu GPS,dan kejadian seperti ini pelaku sudah dua kali datang ke bengkel dengan hal serupa yaitu yang pertama terjadi pada 16 april 2016 yang lalu, karena mekanik merasa curiga akhirnya melaporkan hal ini kepada pihak Kepolisian.
Atas informasi yang diterima dari masyarakat akhirnya pihak kepolisian langsung melakukan penangkapan ke TKP sekitar pukul 06.30 Wib, alhasil atas apa yang diinformasikan tersebut memang betul adanya, dan pihak kami langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti satu unit Toyota Avanza dengan berplat nomor dinas militer. Setelah diadakan pemeriksaan secara intensif bahwa pelaku yang berinisial UN (61) bukanlah anggota MARINIR TNI-AL alias(Gadungan), pelaku UN adalah seorang warga gang Pule no.55 Rt 004/Rw 005 Kelurahan Pondok Jaya Kecamatan Cipayung Kota Depok.
UN sebenarnya adalah pelaku penggelapan kendaraan rental dengan modus menjadi anggota TNI gadungan dan dengan memalsukan plat nomornya dengan plat nomor dinas Militer, dari hasil penangkapan tersebut juga pihak kepolisian selain mengamankan pelaku beserta kendaraan dengan nomor dinas palsu, ditemukan juga beberapa identitas palsu lainya seperti KTA anggota TNI-AL dengan nomor 0365/TA/BINT/ARM/18 a.n. UntungAK dengan Pangkat LETTU TNI-AL MARINIR/14259 dari Kesatuan INTEL ABRI Hankam. Dua buah SIM yang identitasnya telah dipalsukan, satu buah STNK palsu hasil Scan dengan nomor polisi B1474TRF Avanza warna Hitam,dua buah kunci mobil, satu pasang plat nomor B1474TRF,begitu jelas AKP Bimantoro Kurniawan. >>Kris
