Mantri Puskesmas Tipu Nelayan, Dinas Kesehatan Lingga Tutup Mata

Lingga,(MR)

Radiansyah alias Iwan seorang mantri disebuah pusat kesehatan masyarakat (PUSKESMAS), di desa sungai buluh kecamatan Singkep Barat kabupaten Lingga, bersama beberapa orang temannya melakukan penipuan kepada para nelayan yang berada di kabupaten Lingga.

Dengan gaya dan bahasa yang sangat meyakinkan, Radiansyah menjanjikan kepada para nelayan akan mendapat bantuan dari dinas perikanan dan kelautan peropensi sebesar delapan s/d sepuluh juta per nelayan. Ini kalau memang lembut gigi dari pada lidah. Tak tanggung-tangung ribuan orang nelayan yang tertipu oleh dan komplotan ini.

Setiap nelayan yang telah memiliki KTP di kenakan biaya sebesar Rp.115.000,- Biaya tersebut katanya untuk pembuatan proposal yang akan diajukan ke dinas terkait, tapi anehnya tak seorang pun para nelayan yang menanda tangani proposal tersebut. Ketika Koran ini turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP)di desa Marok tua ke singkep barat kabupaten Lingga, di desa tersebut ± 700 orang nelayan yang mereka tertipu oleh pegawai dari dinas kesehatan kabupaten lingga ini.

Menurut salah seorang nelayan sebut saja Ujang  yang menjadi korba penipuan ini, menceritakan “siapa yang tak mau pak di beri bantuan, kami di sini marok tua (RED) Nelayan yang punya pendapatan pas-pasan, kami sangat mengharap bantuan berupa apa pun agar kami para nelayan boleh melaut lebih jauh lagi, sudah pasti kalau kami boleh membeli alat-alat tangkap yang bermutu dan kami juga boleh membeli mesin boat yang baru kalau seperti bantuan yang telah di janjikan dan teman-temannya itu, Namun hingga saat ini Radiansyah dan teman-temannya tak di ketahui rimbanya.” jela ujang denga nada kecewa.

Sementara di desa Kote kecamatan singkep kabupaten lingga temuan koran ini, ada ± 50 orang nelayan yang juga menjadi korban aksi Radiansyah dan rekanya, menurut sumber yang tak mau ditulis namanya mengatakan, kepada korban ± 50.000 nelayan se kabupaten lingga yang telah menjadi korban ulah tingkah seorang mantri yang mempunyai gaji tetap itu.

Ketika koran ini mendatangi rumah Radiansyah alias iwan, tertampak sekali rumah yang dibangun oleh pemerintah ini nyaris, seperti tidak berpenghuni, rumah yang biasanya ramai di kunjungi para pesakit ini tertampak sepi, namun di samping rumah depan tersebut terparkir sebuah mobil kijang yang berwarna biru, menurut informasi mobil tersebut baru di          miliki iwan, alias baru saja di beli, hebatjuga ya? seorang mantri dengan gaji yang tak seberapa bisa beli mobil komentar salah seorang masyarakat kepada koran ini.

Menurut informasi dari masyarakat desa sungai buluh, Radiansyah yang betugas sebagai mantri sudah lama tidak kelihatan batang hidungnya, sementara apabila warga masyarakat ada yang sakit yang akan berobat harus pergi ke pusat kesehatan yang lain.

Untuk dapat informasi akuratnya, pada hari jumat (21/1) wartawan koran ini meluncur ke  kantor dinas kesehatan kabupaten Lingga untuk mencari tau di mana ke beradaan Radiansyah alias iwan. Setibanya di kantor dinas kesehatan, Kepala dinas kesehatan kabupten Lingga yang sering di sapa pak bupati layak sedikit kaget dengan kehadiran dan pertanyaan Koran ini !.  Ada apa pak ?,  ada apa pak” koran ini langsung saja di jadikan perkara. “oh ya pak kalau begitu cerita bapak laporkan saja, kami pun sebenar nya sudah lama ingin memecat saudara Radiansyah. karena memang sering melakukan hal-hal yang sering memalukan dinas kami pak, Sekarang kami punya alasan kuat dan untuk memecat Radiansyah itu,”. dalam pembicaraan singkatnya kepada Koran ini.

Pada edisi sebelumnya, koran ini telah memuatkan tentang penipuan yang dilakukan Radiansyh alias iwan terhadap salah seorang penduduk singkep barat. Uang sebesar 20 juta berhasil di gondol Radiansyah dengan  modus menolong mengurus anak dari salah seorang warga di desa Suak Buaya untuk melanjutkan sekolah ke sebuh sekolah yang berada di Tanjungpinang. Aneh tapi kenyatannya, belum ada yang berani melapor ke kepolisian, Para nelayan nasib mu umpama mimpi di atas mimpi. >> HS/ABD.KARIM

Related posts