Halut, (MR)
Mantan Bupati Halut selama 2 periode, Hein Namotemo, sangat mengharapkan kepada teman-teman media massa agar mengawal kebijakan pemerintah dan pembangunan daerah sehingga bisa berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat banyak. Hal ini dikatakan saat berbincang dengan sejumlah awak media di Polres Halut, beberapa waktu lalu, (24/11) usai dirinya diperiksa sebagai saksi terkait pengelolahan dana CSR PT NHM oleh penyidik Polda Malut.
Menurut Hein, sebagai wartawan, harusnya menulis berita yang berimbang, mengkritisi kebijakan pemerintah dan mengawal pembangunan daerah karena peran media sangat penting dimana lewat media, seseorang bisa diangkat derajatnya dan juga sebaliknya bisa menjatuhkan derajat seseorang misalnya dalam kasus hokum, apalagi saat ini, dirinya baru pertama kali diperiksa oleh penyidik Polda Malut dalam dugaan penyalahgunaan dana CSR PT NHM tahun 2012. Menurut Hein, dirinya sudah pernah diperiksa oleh BPK RI Wilayah Malut sebagai sakti terkait hal yang sama dan tidak ditemukan penyalahgunaan apa-apa.
“Memang kalau benar saya yang menyalahgunakan anggaran CSR PT NHM, pasti kebenaran itu akan menuntut dan diproses hokum selanjutnya. Namun sebaliknya jika saya tidak bersalah, apakah yang memberikan data kepada penyidik Polda Malut bisa bertanggungjawab atau tidak. Memang konsekwensi menjadi pejabat public Hrus siap mental untuk disalahkan demi kepentingan dan tuntutan masyarakat umum, karena pemimpin adalah sampah jadi harus siap dikritik oleh masyarakat kapan dan di mana saja.
Bahkan sebagai pemimpin diibaratkan kaki kiri di kubur, kaki kana di dalam penjara”, papar Hein. Ketika ditanya berapa besar dana CSR PT NHM yang diduga disalahgunakan, Hein tidak menjawab secara mendetail. Sementara itu Wadirkrimsus Polda Malut, AKBP Adhi Setya Perkasa saat dikonfirmasi di Mapolres Halut menjelaskan bahwa memang benar mantan Bupati Halut selama 2 periode, Hein Namotemo telah diperiksa dalam dugaan kasus CSR PT NHM. Mengenai apakah Hein bisa ditetapkan jadi tersangka, Adhi belum bisa berkomentar banyak karena dalam pemeriksaan yang dilakukan, kapasitas Hein sebagai saksi karena saat itu, beliau menjabat sebagai Bupati Halut. >>Karl
