LSM Matahari Geram Pinggir Pantai Dirusak Jadi Tambang Pasir, Bukan Tempat Wisata

Lebak Banten, (MR) – Ketua Lsm Matahari Muhammad Rojai mengaku geram dengan dibukanya kembali aktivitas tambang Desa Cihara Kecamatan Cihara dan di kecamatan Panggarangan awal awak media nuansa realita salah warga cihara untuk tambang udah ada izin tapi setelah di Selidiki Lsm Matahari yang tupoksi sebagai lingkungan hidup dan akan dalam waktu dekat ini akan menyuratkan ke Dinas DLH Lebak untuk di tutup di dua kecamatan tersebut, lagi percuma tambang ini di lanjutkan karena banyak kepentingan diri sendiri yang mengataskan nama Masyarakat sebagai kedok,dari hasil investigasi Lsm Matahari 11/07/21.

Oleh karena itu,selain kami Lsm Matahari yang tupoksi sebagai lingkungan hidup akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dirinya juga mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup terkait permasalahan ini, papar Jai Ketua,Lsm Matahari.

“Persoalan ini sudah saya sampikan ke KLHK RI untuk segera dilakukan tindakan. Mudah-mudahan tidak lama lagi dari KLHK turun ke lokasi kegiatan pertambangan ilegal yang merusak lingkungan, membuang limbah ke sungai Cihara, dan berada di Kawasan Perhutani” harap,Tomi”staf ahli investigasi dan pemerhati lingkungan. kalau tidak di tutup maka ekosistem lingkungan di pesisir pantai akan terjadi abrasi dan pantai akan kotor,tercemar dantidak indah kembali.

Pemerintah Harus Tegas
Sementara itu pegiat lingkungan di Banten, menyatakan Pemprov Banten maupun Pemkab Lebak jangan mengabaikan persoalan lingkungan.

Mereka harus segera mengambil sikap, menindak tegas para pelaku perambah pasir di pesisir pantai Lebak Selatan,termasuk di area pesisir muara Cihara.

“Itu kan lokasi di jalur Malingping – Bayah, mustahil sekali para jejegud di Lebak dan Banten gak tahu. Atau memang, mereka sepakat dengan budaya yang merusak alam,” ucap Apang Mantan Aktivis 98 ( Humas Lsm Matahari)

Sekali lagi, kata Apang pihak Pemprov Banten dan Pemkab Lebak harus segera turun dan menyetop penambangan pasir di sepanjang pesisir pantai Selatan Lebak.Bila tidak, akan mempercepat abrasi laut dan bisa memutus ruas jalan nasional Malingping-Bayah.

“Ini bukan perkara biasa, ancaman abrasi kok. Tapi kenapa pemerintah diam saja. Saya minta dan berharap Gubernur Banten dan Bupati Lebak buka mata. Segera turun dan selidiki siapa pelakunya,”tegas Apang .

Jef ( AWDI)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.