Kuningan, (MR)
Berbicara tntang mutu pendidikan sekolah tentunya tidak lepas dari faktor penunjang pelaksanaan pendidikan itu sendiri. Ruang kelas yang merupakan tempat berlangsungnya KBM (Kegiatn Belajar Mengajar) adalah prasarana yang sangat vital dalam melahirkan pendidikan yang berkualitas selain kualitas tenaga pendidiknya.
Sadar akan hal tersebut Kepala Sekolah SDN 1isipasi bangunan Taraju Kecamatan Sindangagung Kabupaten Kuningan Tarnadi , M.Pd segera bertindak cepat untuk mengantisipasi ruang kelas yang sudah mulai rusak. Adalah dari APBN senilai 383 juta yang berhasil didapat SDN 1 Taraju dalam bentuk Rehab Berat 5 Ruang Kelas.
“Bagaimana bisa siswa dan guru belajar dengan tekun dan tenang apabila bangunan sekolah dalam keadaan rusak, maka dari itu kami selama beberapa bulan berusaha mengajukan bantuan untuk rehab sekolah. Dan alhamdulillah bulan ini bantuan tersebut telah turun” kata Tarnadi saat ditemui selesai KBM.
Dalam pelaksanaan bantuan secara swakelola tersebut, sekolah dengan jumlah siswa 203 orang membaginya menjadi beberapa tahap pelaksanaan. Hal ini dimaksudkan agar siswa bisa tetap melangsungkan KBM di sekolah. “Walaupun ada 5 ruang kelas yang akan direhab, tapi siswa tetap bisa belajar disekolah.
Caranya kami melaksanakan pembangunan secara bertahap dan ada beberapa kelas yang melaksanakan KBM siang hari setelah selesai kelas pagi. Meskipun secara bertahap, tapi kami yakin pembangunan ini bisa selesai sesuai waktu yang telah ditetapkan, yaitu bulan Desember (105 hari kerja)” jelas Tarnadi. Demikian Tarnadi juga menjelaskan bahwa bantuan yang dilaksanakan secara swakelola ini akan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan baik secara fisik, administrasi maupun keuangan. >>Irwan Dgt
