Peran Aktif Marga Panjaitan di Pemuda Batak Bersatu

Tangerang, MR – Pemuda Batak Bersatu(PBB) DPD Provinsi Banten telah menyelesaikan proses suksesi kepemimpinan dengan baik, lancar dan kondusif; dimulai dari pelaksanaan Verifikasi data dan uji kelayakan serta uji kepatutan pada hari Jum’at, 1 Mei 2026 bertempat di aula HKBP Kutajaya, Pasar Kemis Kabupaten Tangerang.

Dua kandidat ketua DPD Provinsi Banten: St. Ridu Sinaga dan Todo Nainggolan mengikuti proses dengan baik sampai pada pelaksanaan Musda I pada hari Sabtu. 8 Mei 2026 di aula KNPI DPD Kota Tangerang berjalan lancar, baik, aman dan kondusif.

Dalam Musda I tersebut dilaksanakan pemilihan ketua dengan sistem voting yang dimenangkan oleh Todo Nainggolan.

Jonis Panjaitan menceritakan perjalanan berdirinya Pemuda Batak Bersatu (PBB) didirikan atas dasar gotong royong dan solidaritas dengan anggota dari beragam marga Suku Batak, diantaranya Marga Panjaitan, yang terlibat langsung dan berperan aktif dalam perkembangan Pemuda Batak Bersatu diantaranya: Alm. Joner Panjaitan (pendiri PBB), Alfredo Panjaitan (sekjen dan pendiri PBB). Khusus di Provinsi Banten ada Alm. Bornok Panjaitan (sekda), Johannes NW Panjaitan (sekda ketua panitia musda I, dan pernah menjadi penasehat DPC Kab. Tangerang), Nicolaus Panjaitan (penasehat DPD), St. Pahala Panjaitan (pembina DPD), Abidin Panjaitan (pembina DPD), Wilson Panjaitan (panglima DPC Kab. Tangerang), Jonis Panjaitan (pembina dan mantan ketua PAC Rajeg), St. Maringan Panjaitan (penasehat PAC Rajeg), Dimpos Panjaitan (Waka PAC Rajeg), Aseng Panjaitan dan Andre Panjaitan aktifis dalam pengembangan PAC Panongan, James Panjaitan (mantan ketua PAC Curug), Arifin Panjaitan (PAC Ciledug), Firman Panjaitan (PAC Sepatan Timur) dan di DPC Cilegon ada Nasib A. Paruliyan Panjaitan dan Harapan Panjaitan.

Di wilayah DPD lainnya diantaranya H. Jannus Panjaitan (Jawa Timur), Jois Panjaitan (DKI), Lilis Br. Panjaitan (Kepri) dan beberapa di wilayah lain, ujar Jonis Panjaitan.

Marga Panjaitan yang sudah terlibat langsung dan tercatat dalam sejarah perjalanan kehidupan Bangsa Indonesia tetap berkomitmen untuk memperkuat Pemuda Batak Bersatu agar memiliki daya juang, daya tawar dan daya pikat tinggi di masyarakat, khususnya di Suku Batak.

Mari kita jaga NKRI yang kita cintai ini dengan Solidaritas, Toleransi, Rukun Dan Bergotong Royong” Tutup Jonis Panjaitan, Horas Menjuah-juah-Njuah-juah. (Sihar Sihombing)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.