Ada apa dengan kepala dinas PU Halmahera Selatan yang tak ingin menemui wartawan, padahal kepala dinas yang bersangkutan ada di tempat dan tidak repot. Dia (Kadis-red) sepertinya alergi saat wartawan akan meminta konfirmasi terkait dengan proyek jalan di kecamatan Saketa-Matuting yang saat ini memprihatinkan dan membutuhkan ketegasan Pemerintah.
Soalnya, jalan yang dilewati 21 unit kendaraan alat berat milik PT.HPH itu kondisinya rusak parah sehingga warga tidak nyaman melewati jalan yang di bangun Dinas PU Halmahera Selatan. Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dalam hal ini Dinas PU bidang bina marga sebagai pengelola jalan raya hanya tutup mata dan duduk manis di belakang meja, juga susah di temui. “Pemerintah sepertinya telah kehilangan kekuatan, buat apa ada regulasi hukum, seandainya masyarakat yang berbuat demikian maka pemerintah tidak segan-segan memberikan sanksi tegas kepada masyarakat. Hal ini ter-indikasi bahwa ada yang bermain mata dengan perusahaan. ujar Sahril warga Saketa agak kesal.
Kaitanya dengan permasalahan tersebut wartawan Media Rakyat baru-baru ini mencoba melakukan konfirmasi dengan Kepala Dinas PU Halmahera Selatan Iswan Hasim. Namun ketika wartawan Koran ini mendatangi Dinas terkait para stafnya seakan menghalangi dan mempersulit tugas peliputan.
Kata Stafnya yang tidak sebutkan namanya itu mengatakan “Maaf, beliau (Iswan Hasim-red) tidak punya waktu, jadi minta konfirmasi sama yang lain dulu,” kami pun tidak melanjutkan setelah ke-esokan harinya kami pun mencoba untuk menemui nya kembali, namun tetap kata staf tidak punya waktu untuk wawancara. dengan nada sensi. >> Bayu

