Kediri, (MR) – PEMBANGUNAN jalan rabat beton yang berada di persawahan Dusun Semanding dan Karang Rejan Desa Tawang Kecamatan Wates Kabupaten Kediri sudah tampak rusak, mengelupas permukaannya. Padahal pengerjaannya baru beberapa bulan. Jalan rabat beton yang di bangun dengan menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2023 yang menelan biaya Rp 296.000.000 (dua ratus sembilanpuluh enam juta) dengan volume panjang 799 meter, lebar 3 meter dan ketebalan 0,15 m, diduga tidak sesuai dengan juknisnya.
Hal ini sangat dibenarkan oleh beberapa warga sekitar yang tidak mau disebut namanya, menurutnya,” Pembangunan jalan rabat beton ini di bangun beberapa bulan yang lalu dan selesai dikerjakan dengan biaya yang cukup besar, tapi sayang sekali, pembangunannya ini bisa dilihat sendiri sudah mengalami kerusakan.” Ucapnya
Perlu diketahui seharusnya dengan anggaran yang bersumber dari Dana Desa dan dengan anggaran sebesar itu, pengerjaan harus dikerjakan dengan maksimal, menjaga mutu kwalitas,dan kuantitas bangunan. Diduga campuran material tidak sesuai aturan adukan semen, sehingga baru beberapa bulan sudah mengelupas.
Sementara itu Kepala Desa Yeni hingga berita ini diturunkan, dia Sangat sulit dihubungi baik lewat washap maupun call, bahkan tim media sudah berusaha menemui secara langsung, sampai 3 hari mendatangi kantornya berturut-turut dan tidak pernah ditemui/ diduga memang sengaja menghindar.
Dilain waktu kami juga sudah menemui Sekdesnya menurutnya,” saya tidak bisa memberi penjelasan pak terkait pembangunan jalan rabat beton tersebut lebih baik langsung ke Bu Kades. saya juga bertanya misalnya saya menemui TPKnya gimana? tetap sebaiknya ke Kadesnya saja.”ucapnya.
Dengan kejadian ini diharapkan pada pihak-pihak terkait terutama Inspektorat, aparat penegak hukum,dan kejaksaan harus turun tangan dan jangan sampai tebang pilih. (Tim Redaksi)
