Kediri, (MR) – SMPN 1 Prambon Kabupaten Nganjuk Jawa Timur sudah ditunjuk sebagai sekolah penggerak yaitu dengan melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Program yang merupakan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) bisa berperan besar memunculkan kreatifitas pada anak-anak di sekolah. Dalam pengembangannya program tidak hanya pada peningkatan kemampuan akademis saja, namun juga peningkatan potensi-potensi yang ada pada setiap siswa, seperti pengembangan minat dan bakat siswa.
Program P5 sudah diterapkan sejak tahun kemarin, ini merupakan salah satu tindak lanjut dari implementasi kebijakan Pemerintah khususnya dibidang pendidikan yang dikenal dengan IKM sehingga dari sini guru dapat terbantu dalam mendapatkan referensi, inspirasi dan pemahaman tentang KM. Banyak kegiatan yang langsung diintervensi dari Kementrian termasuk BOS kinerja dalam pembiayaan.
Kepala Sekolah Drs.Edi Sabadila S. mengaku bersyukur atas ditunjuknya SMPN 1 Prambon sebagai sekolah penggerak, Kami bersama warga SMPN 1 Prambon akan selalu bergotong royong dan siap menjalankan amanah program tersebut. Alhamdulilah ini kebijakan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk dan juga sudah berjalan dengan baik, dalam menerapkan Kurikulum Merdeka.
Lebih lanjut beliau mengatakan,” Lembaga kami mempunyai SDM yang unggul oleh karena itu sebagai sekolah penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa yang mencakup kompetensi dan karakter. Maka gurunya sudah diberi pelatihan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi (Kemendikbudristek). Kami berharap semoga dengan terpilihnya SMPN 1 Prambon dapat mewujudkan komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kualitas hasil belajar dan bisa mewujudkan Merdeka Belajar dengan terus bergerak dalam kreatifitas dan inovasi.”Pungkasnya. (Ag).
