Dana Ratusan Juta Untuk SMAN 1 Talang Ubi “Terkesan Mubazir”

poto Bangunan SMA Negeri 1 Talang Ubi Tahun Anggaran 2012 dikerjakan Asal-asalan alisa Asal Jadi.Pali, (MR)

PEKERJAAN proyek pembangunan Penambahan Ruang Kelas SMA Negeri 1 Talang Ubi (Bertingkat+ 2 Lokal + Gudang/WC, kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali,Yang sebelumnya Kabupaten Pali ini Pemekaran dari Kabupaten Muara Enim, sebelum dilantiknya Carateker Bupati Kabupaten Pali tanggal 22 April 2013 yang dilantik oleh menteri dalam Negeri Republik Indonesia Gamawan Fauzi dijakarta, Tatah pemerintahaannya, Pembangunannya masih kabupaten Muara Enim, Seperti Proyek pembangunan Gedung SMA Negeri 1 Talang Ubi masih Mengunakan Dana APBD kabupaten Muara Enim, Melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2012, sebesar Rp 581.512.000,- yang dikerjakan oleh PT/CV Adi Guna Putra sesuai dengan Nama di papan Merk proyek dilokasi, yang sangat disayangkan pembangunan Gedung Penambahan Ruang kelas SMA Negeri 1(satu) Bertingkat + 2 Lokal + Gudang/WC ini, terlihat terbengkalai, alias tidak selesai, hal inilah yang disesalkan oleh semua pihak.

Berdasarkan hasil pemantauan kami dilapangan, Proyek yang menelan Anggaran biaya ratusan juta rupiah ini dinilai sia-sia. dan terkesan (Mubazir-Red), dan Ruang ini tidak dapat digunakan untuk siswa-siswa untuk menjalankan Aktivitas belajarnya, dan tidak bisa dimanfaatkan Sama Sekali gedung baru dibangun ini, yang menjadi pertanyaan Besar bagi Masyarakat Apakah proyek ini putus kontraknya, atau Bagaimana, ini tidak jelas sejau mana kebenaran itu,? Kok imformasi yang kami dapatkan untuk sementara ini proyek Pembangunan SMA Negeri 1 ini dilanjutkan untuk tahun 2013 ini? Ini Masih dalam Tanda Tanya.

Yang lebih para lagi pembangunan Gedung SMA Negeri 1 Talang Ubi ini sudah beberapa bulan dikerjakan bahkan belum digunakan sama sekali, namun sebagian Bangunan tersebut sudah banyak yang retak-retak, seperti Reng balok, Dak dan sebagainya, juga yang parahnya lagi bangunan ini semuanya belum di plaster, disinyalir bangunan ini dikerjakan oleh pelaksana Asal-asalan saja atau asal jadi saja, kalau pekerjaan proyek pembangunan Gedung seperti ini berapa banyak Negara dirugikan, kalau seperti Ulah kontraktor dan Pengawas Pelaksana Tehnis kegiatan (PPTK) dan Pengawas dari dinas terkait (Diknas Muara Enim-Red) akibatnya ini bisa Rusak Negeri ini, hal ini diduga Ulah-Ulah sang Koruptor di Negeri ini, yang mementingkan kepentingan pribadinya sendiri, memperkaya diri membabi Buta, lihat saja papan Merk proyeknya, semuanya tidak jelas, ini dibuat untuk mengelabui masyarakat, jadi semuanya antara terlihat dan tidak, istilahnya itu di buat Abu-Abu, namun kelihatannya dari awal proyek ini sudah menyalahi aturan, sebab menurut Wakil kepala sekolah SMA Negeri 1 Talang Ubi, ini ponakan kadin diknas sebagai pelaksananya (Pemborongnya-Red), yang dimenangkan oleh panitia lelang, kalau seperti ini,. Ini kan sudah nampak KKN nya, sekarang tinggal Aparat Penegak Hukumlah yang bisa menilainya Benar atau salah. “Mungkin inilah Korban Ulah Perbuatan Kotor., “ itu Namanya KORUPTOR” Bah peribahasa ngentren jaman sekarang.

Menurut Wakil kepala sekolah SMA Negeri 1 Talang Ubi pada saat ditemui oleh wartawan, Jum,at(8/5) diruang kerjanya dia membenarkan kalau proyek pembangunan Gedung SMA Negeri 1 ini tidak selesai, dan bangunan ini dianggarkan tahun 2012, untuk tahun 2012 ini itu dananya Rp 500 juta lebih, kalau yang jelasnya kami tidak tau pak, sebab kami ini hanya melihat saja, kalau sudah kami tunggu Gedung itu, ini tidak selesai, jadi kami belum tunggu gedung itu pak, kalau mengenai retak-retak itu benar, itu pak di Reng balok, apa didak itu ada yang retak, kami tidak menutup nutupi pak, kami jelaskan apa adanya, tempoh hari itu ado wong dari kejaksaan meriksa Bangunan itu, dan ada juga orang dari dinas muara enim memeriksanya, mungkin mereka bisa melihat apaka sudah sesuai atau tidak, itu tugas merekahlah pak, tapi kata orang dari diknas tempoh hari ini baru tahap 1, untuk tahap ke 2 ini baru pinisingnya, dia menirukan Pembicaraan orang diknas itu, na tapi pak yang mengerjakan proyek ini, itu kabar-kabarnya Ponaan Pak Hamirul, kadin diknas itu pak, jadi kami tidak bisa ngomong lagi, kalau ponaan pak Hamirul, ujarnya.

Pada saat ingin dikomfirmasi permasalahan ini dengan kepala Dinas Pedidikan Kabupaten Muara Enim Drs.Hamirul Han,Msi,Kamis(16/5) melalui Via Vonselnya dengan Nomor 081178xxxx namun tidak dapat dihubungi alias HP nya tidak aktip, tidak hanya sampai disitu Wartawan menghubungi lagi melalui SMS ke Nomor yang sama, Hingga berita ini diterbitkan Beliau belum dapat dihubungi dan belum ada balasannya.

Ketika dikomfirmasi permasalahaan ini melalui kabid Sapras diknas Muara Enim, Lukman Prabu jaya,ST, pada saat ditemui diruang kerjanya, Kamis(16/5) ia mengatakan bahwa kasus ini sudah ditangani oleh pihak kejaksaan, kebenaran PPTK nya Pak Jamal sudah diperiksa pada hari senin, selasa, Rizal Alpian diperiksa pada hari Rabu, Iskandar Jul diperiska hari ini (kamis 16/5-2013), saya (Lukman-Red) mungkin besok, jadi kasus ini sudah ditangani Jaksa, dan perluh diketaui Pak, Dana Pembangunan itu Hanya sebatas itulah pengerjaannya. ujarnya. >> Pintas

Related posts