GUBERNUR Jambi Drs.H.Hasan Basri Agus, MM (HBA) meraih penghargaan di tingkat nasional, yakni APKLI award 2012. Penghargaan ini diberikan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) atas jasa-jasa H.Hasan Basri Agus membantu dan membina PKL di Provinsi Jambi, juga merupakan satu-satunya gubernur di Sumatera yang menerima penghargaan dan menyampaikan sambutan di acara tersebut. Dua gubernur lainnya, yang meraih penghar-gaan ini adalah dari Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Penye-rahan APKLI Award tahun 2012 ini digelar di Monumen Tugu Proklamasi Jakarta dalam kegia-tan puncak Hari Lahir (Harlah) APKLI ke-19 tahun 2012.
Hadir dalam acara itu, Menteri Koperasi dan PKM, Syarief Hasan selaku pelindung APKLI, Ketua Umum DPP AKLI, sesepuh dan pendiri AKLI, diantaranya, Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso, Adi Sasono mantan Menkop, Marzuki Usman dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya Hasan Basri Agus mengucapkan, terima kasih atas diberikannya kepercayaan dalam acara yang penuh makna ini untuk membe-rikan sambutan mewakili seluruh rekan-rekan Gubernur di Wilayah Sumatera.
Dipilihnya Monumen Tugu Proklamasi ini sebagai tempat diselenggarakannya kegiatan tentulah didasarkan atas berbagai pertimbangan. “Secara filosofis tentu semangat prokla-masi itu jugalah yang nantinya akan memberikan spirit bagi kita semua untuk mengembangkan dan memberdayakan salah satu pelaku ekonomi kita di tanah air. Yaitu para pejuang ekonomi kerakyatan kita, yang populer dengan nama Pedagang Kaki Lima,’’ imbuhnya.
Menurut Gubernur, PKL yang merupakan bagian dari sektor usaha informal, secara ekonomi memiliki peran dan nilai strategis untuk mendu-kung struktur perekonomian, baik di tingkat lokal maupun nasional. “Hal yang paling kasat mata sektor tersebut mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan mampu memberikan sumbangan yang tidak kecil terhadap pemben-tukan Produk Domestik Bruto (PDB) kita. Bahkan, keberadaan sektor informal juga mampu menyangga stabilitas ekonomi kita di saat krisis keuangan, baik pada krisis moneter tahun 1998, maupun saat krisis finansial global 2008 lalu,’’ tegas HBA.
Oleh karenanya, HBA menyatakan, kehadiran para pelaku ekonomi dari sektor informal ini, harus dilihat sebagai sebuah wujud kreativi-tas masyarakat untuk memenu-hi kebutuhan ekonominya dan ekonomi Negara Indonesia. “Keberadaan para pelaku sektor informal ini, di satu sisi memberikan gambaran belum maksimalnya kita menciptakan lapangan pekerjaan formal sesuai jumlah angkatan kerja. Sehingga pedagang kaki lima merupakan pilihan bagi mereka yang tidak terakomodasi disektor formal tersebut, Di sisi lainnya, kondisi ini menun-jukkan begitu besarnya keingi-nan masyarakat kita untuk men-cari peluang usaha,’’ katanya.
Seiring perkembangan sektor informal di tanah air, kata gubernur, disatu sisi menun-jukkan tingginya semangat wiraswasta di kalangan masya-rakat. Untuk itu, ke depan kita harus bergandengan tangan menumbuhkan semangat kewi-rausahawan secara lebih profesional.
Karena kemajuan ekonomi nasional ke depan salah satu pilar utamanya sangat diten-tukan oleh keberadaan sektor swasta. “Sektor informal merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sektor swasta. Ke depan usaha-usaha ekono-mi akan lebih banyak dimainkan sektor swasta. Maka sebagai regulator, pemerintah harus mampu menyiapkan berbagai perangkat regulasi untuk mendukung kemajuan sektor informal yang ada di negeri ini,’’ ungkapnya.
Di lain pihak, para pelaku ekonomi informal sendiri harus terus berupaya mengembang-kan semangat kewirausahaan secara lebih profesional. Untuk itu, Gubernur Jambi mendorong APKLI untuk mengembangkan pedagang kaki lima secara profesional. Karena, profesio-nalisme pedagang kaki lima selain akan berdampak positif pada pengembangan usahanya, juga akan membantu penyera-pan tenaga kerja dalam jumlah yang lebih besar. “Saya yakin, keberadaan PKL akan mem-berikan kontribusi lebih besar lagi pada ekonomi nasional. Terutama jika pemerintah pusat dan daerah membuka akses permodalan dan memberikan ruang pasti untuk melakukan usaha-usaha ekonomi yang mereka jalankan,’’ sebutnya. >>HER

