Faslitas Pendukung Damkar Karawang Sangat Minim

Karawang,(MR)

Fasilitas kerja pendukung pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Karawang sangat minim, jumlah keseluruhannya hanya 8 unit mobil kendaraan pemadam kebakaran. Padahal jumlah sebanyak itu harus mengcover 30 wilayah keca-matan di kabupaten Kara-wang,” ungkap Kepala UPTD Damkar, Kamis (13/10).

Menurut Suparna, Dari jumlah itu, 6 unit diantaranya merupakan mobil Damkar dengan kapasitas 3.000 liter air. Selanjutnya 2 unit berkapasitas 4.000 liter, 3 unit berkapasitas 10.000 liter, 1 unit mobil komando dan 1 unit mobil tangga. “Jumlah ini masih jauh dari cukup mengingat jumlah penduduk kabupaten Kara-wang yang mencapai 2,2 juta jiwa. Sebab, berdasarkan Kep-men PU No 534 Tahun 2001 disebutkan bahwa untuk penduduk 90 ribu jiwa dengan 3 Kelurahan harus dilayani 1 pos pemadam kebakaran yang  dilengkapi dengan 2 unit mobil pemadam kebakaran,”

Suparna mengakui perala-tan pemadam kebakaran yang dimiliki masih standar dan hanya dipergunakan untuk menangani kebakaran skala kecil seperti penanganan keba-karan di pemukiman dan rumah penduduk. Sementara untuk mengantisipasi terjadi kebaka-ran di gedung bertingkat sangat kesulitan karena hingga saat ini UPTD Damkar yang dipimpin-nya belum miliki mobil Damkar yang memiliki peralatan cang-gih.

Tidak hanya itu sebagian mobil pemadam yang dimiliki UPTD tersebut diantaranya belum dilengkapi tangga untuk kebakaran gedung bertingkat. “Saat ini gedung bertingkat sudah banyak di pusat kota kabupaten Karawang. Namun hingga saat ini kendaraan Dam-kar Karawang tidak semuanya memiliki mobil tangga untuk mengantisipasi kebakaran ge-dung bertingkat,” ujar Suparna saat ditemui di kantor Damkar Kabupaten Karawang, Jumat pagi.

Dia juga mengatakan, guna mengantisipasi musibah keba-karan, pemerintah semestinya memberikan kemudahan untuk dibangun unit pelayanan teknis (UPT) di tiap kecamatan yang dikategorikan rawan bahaya kebakaran. Setiap UPT, lanjut Suparna, disiagakan dua mobil pemadam kebakaran dan 16 petugas. Daerah yang dimak-sud rawan kebakaran yaitu Rengasdengklok dan Cikam-pek,” ungkapnya.

Seiring dengan seringnya terjadi peristiwa kebakaran di wilayah perkotaan Kabupaten Karawang, lanjut Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kab Kara-wang, maka  tentunya dibutuh-kan peralatan Pemadam Keba-karan yang canggih. Untuk itu, pihaknya membutuhkan angga-ran yang mencukupi guna pemenuhan kebutuhan perala-tan keselamatan tersebut. Dengan kondisi armada Damkar yang minim dan boleh dibilang kurang tentu berpengaruh pada kerja para petugas. pungkasnya. >>Rob/Jen

Related posts