MURATARA, MR – Warga binaan berdaya panen sayuran, Kalapas Kelas III Surulangun Rawas Kanwil Ditjenpas Sumatera Selatan turut panen sayur kangkung hasil tanam warga binaan, pada Senin (07/04).
Lapas Surulangun Rawas memanfaatkan areal lahan kosong di branggang yang minim. untuk digunakan sebagai lahan tanam berbagai varietas tanaman. Dengan memberdayakan warga binaan dari persiapan lahan, penyemaian benih, pemeliharaan hingga panen, Lapas Surulangun Rawas telah berulang kali menyetor Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari hasil panen tersebut.
Pada panen ini berhasil memperoleh hasil panen sayur kangkung seberat 25 kilogram. Selain sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, giat tersebut merupakan wujud pelaksanaanan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menekankan pada pemberdayaan warga binaan melalui berbagai program produktif.
Kalapas Surulangun Rawas, Ahmad Fausan yang turut turun langsung memanen sayuran mengapresiasi partisipasi aktif warga binaan dalam menyukseskan program ketahanan pangan.
“Warga binaan yang terlibat langsung tidak hanya mendapatkan manfaat dari sisi kesehatan dan rekreasi, namun juga dapat menjadi pengalaman yang berguna untuk meningkatkan keterampilan hidup mereka.” Ujar Kalapas.
Menteri Imipas mencanangkan program-program produktif dengan melibatkan warga binaan, memiliki tujuan supaya menjadi bekal kemandirian ekonomi ketika kembali ke tengah kehidupan masyarakat.
Pemberdayaan warga binaan dinilaii menjadi langkah strategis dalam memperbaiki taraf perekonomian, sekaligus memberikan alternatif sumber penghasilan melalui kegiatan produktif di lingkungan lapas.
Hasil panen sayur yang diperoleh dibeli oleh vendor penyedia bahan makanan untuk dikonsumsi kembali oleh warga binaan. Pendapatan dari penjualan masuk ke kas negara sebagai PNBP, hal tersebut menjadi kontribusi pada penerimaan negara.(Zil)
