Dubes AS, Sosialisasi Bahaya Sampah Plastik Di SMA I Ranai.

Natuna(MR)- Kunjungan Kerja Duta Besar Amerika Serikat Joseph R.Donavan Jr, beserta rombongan selama 2 hari, banyak memberi motivasi dan pengetahuan pentingnya menjaga ekosistim dan habitat hewan laut.

Hal tersebut diungkapkan saat melakukan sosialisasi sekaligus melakukan pemutaran filim A plastic ocean  bersama murid  SMA, di aula SMA 1 Ranai, jalan Pramuka . 08/11/2011.

Dengan memutar sebuah fllim dokumenter, Kita mengetahui akan pentingnya menjaga habitat laut dengan cara membuang sampah pada tempatnya.

Dalam filim tersebut, diceritakan, bagaimana peneliti America melakukan penelitian akan bahaya sampah plastik yang dapat mengancam pertumbuhan biota laut, dan bisa berdampak buruk kepada kesehatan manusia. Sebab dalam penelitian, sampah plastik akan menimbulkan plankton berbahaya karena bercampur air asin dan uap panas.Kemudian plankton tersebut jadi makanan ikan, dan dikonsumsi oleh masyarakat.

Usai menyaksikan film dokumenter, Joseph Donovan Jr, meminta agar siswa tersebut memberi pendapat tentang hasil penelitian itu.Beebagai pendapat baguspun dilontarkan beberapa siswa .

Donavan mengatakan, sebagai warga Negara Indonesia ,seharusnya  bersyukur , karena mempunyai alam laut sangat Indah.keaneka ragaman hayatinya harus dijaga dan dilestarikan.

Saya suka Daifhing ,dan merupakan  Duta Besar AS, pertama , melakukan penyelaman di laut  Natuna. Keindahan alamnya  tidak ada tandingan di Dunia.

“Iya, sebagian kerumbu karang rusak, karena pengeboman dan tatacara pencarian ikan dilakukan tidak baik”  ini  akan merugikan Natuna.kedatangan  ke Natuna untuk mempelajari potensi Perikanan di sini.

Bahkan sebahagian siswa meminta Dubes AS, untuk mengunjungi beberapa tempat wisata sebelum bertolak ke Jakarta.

Sementara Bupati Natuna, dalam sambutannya, mengatakan sebelum kunjungan Dubes ke Natuna, Pemkab Natuna telah membicarakan banyak hal tentang potensi Natuna, dan meminta kepada Dubes, agar anak anak Kita dapat beasiswa, untuk bisa belajar di AS. Dan saya yakin anak anak Natuna pintar, karena memakan ikan segar. Namun harus ada uji kompetensi ya karena jika terjadi kwotanya terbatas paparnya.

Saya berharap, adek2 serius belajar, kembangkan pengetahuan umum, lewat TV maupun koran. Kemudian tadi Kita telah menonton,  bahaya plastik. Oleh karena. Itu dalam waktu dekat akan mengeluarkan perda  plastik, karena membahayakan . Apalagi membuangnya kelaut .

Bapak bapak yang punya rumah dilaut, minta wajah rumahnya hadap kelaut. Saya minta anak anak didik, agar bisa mensosialisasikan bahaya plastik, dan sama sama ,menjaga wilayah Natuna, dari limbah sampah plastik.Biar jadi contoh di Indonesia salah satu Kab tidak memakai plastik.ucapnya./Roy

Related posts