[contact-form][contact-field label=”Name” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Email” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Website” type=”url” /][contact-field label=”Message” type=”textarea” /][/contact-form]
Natuna (MR)- Adanya aksi aksi segelintir orang, yang ingin merusak, dan memecah belah, keberagaman di Indonesia, memaksa semuaya pihak, untuk tetap menjaga keutuhan NKRI.
Sesuai Amanat, Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo. Jajaran Kodim 0318, melakukan doa bersama, dengan sejumlah lintas agama, di masing masing , Rumah ibadah. di Natuna dan Anambas.
Sebagai wujud rasa syukur atas peringatan kemerdekaan RI ke 72 tahun 2017,doa bersama di beri nama, 171717, untuk Indonesia kasih sayang . karena dilakukan tepat, pada tanggal 17, agustus, jam 17, tahun 2017.
“Melalui doa bersama , diharapkan Indonesia ,saling mengasihi saling menyayangi dalam keberagaman sebagai landasan keutuhan ummat.
Semangat persatuan dan kesatuan untuk seluruh warga bangsa Indonesia”harus kita jalin erat. ujar Letkol Inf Ucu Yustiana, S.I.P,selaku Dandim 0318. Natuna, saat memberi sambutan.
Dengan membacakan amanat Bapak Panglima TNI, Jendral Gatot Nurmantyo. letkol, Ucu Yustiana mengatakan ,memaknai kemerdekaan , bersama selama 72 tahun, seharusnya Kita Syukuri.
Kita dilahirkan sebagai bangsa patriot , petarung, sekaligus bangsa pemenang . Atas karunia inilah,harus Kita Syukuri.
Meski perjuangan terdahulu. Harus bermandikan darah dan air mata,hari ini, kemerdekaan itu,telah dinikmati segenap anak bangsa . Oleh karena itu. Sudah seharusnya Kita hormati dan Kita jaga, dari orang orang yang ingin memecah belah keberagaman bangsa ini.
Atas berkat rahmat Allah yang maha kuasa dengan didorong oleh keinginan luhur” sebagimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945 mengandung arti bahwa kemerdekaan Indonesia dicapai berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa sehingga kita wajib bersyukur atas nikmat kemerdekaan ini.
Sebagai generasi penerus penikmat kemerdekaan, saya mengajak kita bersama , memohon kepada Allah Yang Maha Pencerah agar menerangi kita dengan cahaya ilmu dan kearifan supaya pandai merawat kemerdekaan.
Kehadiran doa bersama di tempat ini , juga di lakukan diribuan Rumah ibadah penjuru tanah air.Untuk meneguhkan sikap bersama sekaligus menggelorakan semangat bagi terwujudnya Indonesia lebih kasih sayang.
“Jadikan Indonesia ,saling mengasihi ,saling menyayangi dalam keberagaman’. Mari berdoa, semoga kebersamaan dan ikatan baik ini, akan menjadi landasan kokoh , sekaligus menggelorakan kembali semangat persatuan kesatuan diantara seluruh warga bangsa Indonesia.
Lelaki yang dikenal dekat dengan masyarakat ini, menuturkan, bahwa doa bersama dilakukan juga, di Gereja GPDI, Gereja Santo Paulus, Vihara Samudra Bhakti Ranai dan Kelenteng Fuk De Chi Penagih.
Yang ada di Natuna.
“Renungkanlah. Keberagaman dan perbedaan ,merupakan kekuatan bagi Bangsa Kita. Oleh karena itu, kebinnekaan, merupakan. Pondasi bagi bangsa ini. Mari bergandeng tangan, rapatkan barisan menuju, Indonesia yang lebih maju, damai lah indonesiaku.’
Sementara Pusat doa bersama 171717 dilaksanakan di masjid Al Ikhlas Kodim 0318/Natuna di pimpin langsung Imam besar masjid Agung Natuna bapak H. Tirtayasa, S.Ag, MA. Kegiatan dikuti sekitar 500 orang , dihadiri ketua MUI Kabupaten Natuna, tokoh agama, dan tokoh masyarakat .
“Terima kasih kami kepada pimpinan TNI sudah melaksanakan kegiatan yang luar biasa ini, semoga TNI selalu diberikan kekuatan dan kemampuan untuk menjaga kedaulatan NKRI” kata Ketua MUI,H. Daeng Rumadi.
Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB ini di akhiri dengan sholat Maghrib berjamaah dan pemberian tali kasih sayang kepada 45 anak yatim. Semoga Kita cinta NKRI, dan lebih cinta Kasih Sayang,
Hadir dalam acara itu, tokoh, tokoh agama masyarakat, anak2 yatim piatu, personil Kipan C dan D RK Yonif 136/TS, Anggota Makodim 0318./Roy.
Dan ditutup pada pukul 18.30 Wib. Demikian kami laporkan.
Keberagaman dan perbedaan ,merupakan kekuatan bagi Bangsa Kita. Oleh karena itu, kebinnekaan, merupakan. Pondasi bagi bangsa Kita. Mari bergandeng tangan, rapatkan barisan menuju, Indonesia yang lebih maju, damai lah indonesiaku.
Adapun doa bersama 171717 dilaksanakan di masjid Al Ikhlas Kodim 0318/Natuna di pimpin langsung Imam besar masjid Agung Natuna bapak H. Tirtayasa, S.Ag, MA. Kegiatan dikuti sekitar 500 orang , dihadiri ketua MUI Kabupaten Natuna, tokoh agama, dan tokoh masyarakat .
“Terima kasih kami kepada pimpinan TNI sudah melaksanakan kegiatan yang sungguh luar biasa ini, semoga TNI selalu diberikan kekuatan dan kemampuan untuk menjaga kedaulatan NKRI” kata Ketua MUI,H. Daeng Rumadi.
Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB ini di akhiri dengan sholat Maghrib berjamaah dan pemberian tali kasih sayang kepada 45 anak yatim. Semoga Kita cinta NKRI, dan lebih cinta Kasih Sayang, ./Roy
DOA Khusus Dihari Kemerdekaan.
Natuna (MR)- Adanya aksi aksi segelintir orang, yang ingin merusak, dan memecah belah, keberagaman di Indonesia, memaksa semuaya pihak, untuk tetap menjaga keutuhan NKRI.
Sesuai Amanat, Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo. Jajaran Kodim 0318, melakukan doa bersama, dengan sejumlah lintas agama, di masing masing , Rumah ibadah. di Natuna dan Anambas.
Sebagai wujud rasa syukur atas peringatan kemerdekaan RI ke 72 tahun 2017,doa bersama di beri nama, 171717, untuk Indonesia kasih sayang . karena dilakukan tepat, pada tanggal 17, agustus, jam 17, tahun 2017.
“Melalui doa bersama , diharapkan Indonesia ,saling mengasihi saling menyayangi dalam keberagaman sebagai landasan keutuhan ummat.
Semangat persatuan dan kesatuan untuk seluruh warga bangsa Indonesia”harus kita jalin erat. ujar Letkol Inf Ucu Yustiana, S.I.P,selaku Dandim 0318. Natuna, saat memberi sambutan.
Dengan membacakan amanat Bapak Panglima TNI, Jendral Gatot Nurmantyo. letkol, Ucu Yustiana mengatakan ,memaknai kemerdekaan , bersama selama 72 tahun, seharusnya Kita Syukuri.
Kita dilahirkan sebagai bangsa patriot , petarung, sekaligus bangsa pemenang . Atas karunia inilah,harus Kita Syukuri.
Meski perjuangan terdahulu. Harus bermandikan darah dan air mata,hari ini, kemerdekaan itu,telah dinikmati segenap anak bangsa . Oleh karena itu. Sudah seharusnya Kita hormati dan Kita jaga, dari orang orang yang ingin memecah belah keberagaman bangsa ini.
Atas berkat rahmat Allah yang maha kuasa dengan didorong oleh keinginan luhur” sebagimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945 mengandung arti bahwa kemerdekaan Indonesia dicapai berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa sehingga kita wajib bersyukur atas nikmat kemerdekaan ini.
Sebagai generasi penerus penikmat kemerdekaan, saya mengajak kita bersama , memohon kepada Allah Yang Maha Pencerah agar menerangi kita dengan cahaya ilmu dan kearifan supaya pandai merawat kemerdekaan.
Kehadiran doa bersama di tempat ini , juga di lakukan diribuan Rumah ibadah penjuru tanah air.Untuk meneguhkan sikap bersama sekaligus menggelorakan semangat bagi terwujudnya Indonesia lebih kasih sayang.
“Jadikan Indonesia ,saling mengasihi ,saling menyayangi dalam keberagaman’. Mari berdoa, semoga kebersamaan dan ikatan baik ini, akan menjadi landasan kokoh , sekaligus menggelorakan kembali semangat persatuan kesatuan diantara seluruh warga bangsa Indonesia.
Lelaki yang dikenal dekat dengan masyarakat ini, menuturkan, bahwa doa bersama dilakukan juga, di Gereja GPDI, Gereja Santo Paulus, Vihara Samudra Bhakti Ranai dan Kelenteng Fuk De Chi Penagih.
Yang ada di Natuna.
“Renungkanlah. Keberagaman dan perbedaan ,merupakan kekuatan bagi Bangsa Kita. Oleh karena itu, kebinnekaan, merupakan. Pondasi bagi bangsa ini. Mari bergandeng tangan, rapatkan barisan menuju, Indonesia yang lebih maju, damai lah indonesiaku.’
Sementara Pusat doa bersama 171717 dilaksanakan di masjid Al Ikhlas Kodim 0318/Natuna di pimpin langsung Imam besar masjid Agung Natuna bapak H. Tirtayasa, S.Ag, MA. Kegiatan dikuti sekitar 500 orang , dihadiri ketua MUI Kabupaten Natuna, tokoh agama, dan tokoh masyarakat .
“Terima kasih kami kepada pimpinan TNI sudah melaksanakan kegiatan yang luar biasa ini, semoga TNI selalu diberikan kekuatan dan kemampuan untuk menjaga kedaulatan NKRI” kata Ketua MUI,H. Daeng Rumadi.
Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB ini di akhiri dengan sholat Maghrib berjamaah dan pemberian tali kasih sayang kepada 45 anak yatim. Semoga Kita cinta NKRI, dan lebih cinta Kasih Sayang,
Hadir dalam acara itu, tokoh, tokoh agama masyarakat, anak2 yatim piatu, personil Kipan C dan D RK Yonif 136/TS, Anggota Makodim 0318./Roy.
Dan ditutup pada pukul 18.30 Wib. Demikian kami laporkan.
Keberagaman dan perbedaan ,merupakan kekuatan bagi Bangsa Kita. Oleh karena itu, kebinnekaan, merupakan. Pondasi bagi bangsa Kita. Mari bergandeng tangan, rapatkan barisan menuju, Indonesia yang lebih maju, damai lah indonesiaku.
Adapun doa bersama 171717 dilaksanakan di masjid Al Ikhlas Kodim 0318/Natuna di pimpin langsung Imam besar masjid Agung Natuna bapak H. Tirtayasa, S.Ag, MA. Kegiatan dikuti sekitar 500 orang , dihadiri ketua MUI Kabupaten Natuna, tokoh agama, dan tokoh masyarakat .
“Terima kasih kami kepada pimpinan TNI sudah melaksanakan kegiatan yang sungguh luar biasa ini, semoga TNI selalu diberikan kekuatan dan kemampuan untuk menjaga kedaulatan NKRI” kata Ketua MUI,H. Daeng Rumadi.
Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB ini di akhiri dengan sholat Maghrib berjamaah dan pemberian tali kasih sayang kepada 45 anak yatim. Semoga Kita cinta NKRI, dan lebih cinta Kasih Sayang, ./Roy
