Disnaker KKA Silaturahmi dengan Perusahaan MIGAS

Anambas,(MR)

DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kepulauan Anam-bas (KKA) menggelar acara silaturahmi dengan perusahaan Migas yang beroperasi di KKA bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) Antang yang juga merupakan kantor Disnaker Trans baru-baru ini.

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini di hadiri oleh perwakilan dari Conoco Phillips, Star Energy dan PT.PAN, hanya perwakilan dari Premier Oil yang tidak tampak menghadiri pertemuan tersebut. Disamping pihak perusahaan, terlihat juga hadir ketua SPSI, Syahtiar, dan ketua PUK Serikat Pekerja Security Anambas, Amrizal.

Kadisnaker Trans KKA, Ir.Herdi Usman mengatakan bahwa silaturahmi ini adalah kali pertama diadakan oleh Disnaker Trans semenjak pemekaran SOTK 6 bulan yang lalu. Menurutnya silatu-rahmi seperti ini sangat perlu untuk menjalin komunikasi yang baik antara pihak peru-sahaan dan pihak pemerintah. “Ini pertama kali kami adakan pertemuan dengan perusahaan. Semenjak terpisah dari Disduk Capil 6 bulan yang lalu, kami masih mengadakan pembe-nahan kedalam. Dan seka-ranglah kami baru menemukan waktu yang tepat untuk bertemu dengan rekan-rekan dari perusahaan,” demikian kata Herdi Usman saat ditemui di kantornya.

Tujuan utama digelarnya acara silaturahmi kali ini ada-lah diskusi ringan, membin-cangkan masalah-masalah ketenaga kerjaan yang muncul dilapangan. “Ini semacam diskusi ringan masalah kete-naga kerjaan. Kalau ada masalah-masalah kita dudukan disini dan kita cari solusinya bersama-sama. Kedepan acara seperti ini akan kita lakukan secara kontiniu untuk menjaga komunikasi kita dengan pihak perusahaan,” papar Herdi.

Salah satu point yang diba-has dalam silaturahmi tersebut adalah masalah penyerapan tenaga kerja lokal oleh peru-sahaan-perusahaan yang beroperasi di KKA. Menurut Herdi, perusahaan yang beroperasi di wilayah KKA memiliki kewajiban untuk menerima tenaga kerja local melalui Disnaker. “Masalah persyaratan, kebutuhan skill dan penyaringan memang urusan perusahaan. Tapi minimal Disnaker harus tahu siapa-siapa saja tenaga kerja local yang bekerja disebuah perusahaan agar jika kedepan timbul masalah tentang ketenagakerjaan Disnaker bisa mengcover dengan maksimal, “ Kata Herdi Usman.

Ditemui setelah acara, Rasyid, Supervisor dari Star Energy di Matak Base menga-takan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak perusahaan sub-contractor yang bekerja untuk Star Energy mengenai tenaga kerja lokal tersebut. “Masalah tenaga kerja local, kita akan segera berkoordinasi kedalam. Nanti kita juga akan adakan koordinasi dengan sub-con-tractor yang bekerja bersama kita untuk memperhatikan masalah tenaga kerja lokal ini,” kata Rasyid.

Ketua SPSI KKA Syahtiar juga angkat bicara mengenai pertemuan kali ini. Menurut-nya pertemuan kali ini merupa-kan langkah awal yang sangat baik. Menurutnya pembahasan mengenai masalah ketenaga-kerjaan harus dibahas dalam forum-forum seperti ini. Pasal-nya masalaha tenaga kerja seperti tidak kunjung habis. “Masalah tenaga kerja yang kita temui di lapangan ini sangat kompleks. Tidak seder-hana. Tapi dengan diadakan-nya pertemuan seperti ini saya rasa sangat baik. Ini merupa-kan langkah awal yang baik bagi Disnaker Trans untuk mengatasi masalah ketenaga-kerjaan yang ada di KKA,” katanya saat ditemui setelah acara selesai. >> Eichiro/ Edo

Related posts