Bupati Lantik Pejabat Esselon III dan IV di Lingkungan KKA

Bupati : PNS Jangan Mangkir, Mau Pintar, Belajar!

 

Anambas,(MR)

BUPATI Kepulauan Anambas, Drs.T.Mukhtaruddin melantik sejumlah pejabat esselon III dan esselon IV di lingkungan Pemkab Anambas. Pelantikan tersebut diadakan pada rabu (25/01) bertempat di Gedung Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS) Tarempa.

Dalam pelantikan tersebut tidak hanya ada pengangkatan jabatan, tapi juga ada pengembalian jabatan dari jabatan struktural ke jabatan fungsinal, bahkan ada juga seorang pejabat yang di non job kan. Pengambilan keputusan Bupati KKA yang tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Kepulauan Anambas no. 6 Tahun 2012 untuk pelantikan pejabat Esselon III, dan Surat Keputusan Bupati No.7 Tahun 2012 untuk pelantikan pejabat esselon IV diambil  berdasarkan kinerja pejabat selama menduduki jabatan yang lama.

Dari 54 pejabat esselon IV dan 34 pejabat Esselon III yang dilantik hari itu, diketahui ada 4 orang pejabat Esselon III yang dikembalikan dari jabatan Struktural ke jabatan Fungsional. Mereka adalah R.Jakfar, S.Pd.SD menjadi Pengawas Taman Kanak-kanak/Sekolah Dasar di Kecamatan Palmatak KKA, Yarhamalis, S.Pd juga menduduki jabatan sebagai Pengawas Taman Kanak-kanak/Sekolah Dasar di Kecamatan Palmatak KKA, Rusdi,S.Pd menjadi Guru SMP Negeri 1 Siantan KKA dan yang terakhir Khoirul Syahputra,S.Pd.I menjadi guru SMA-N 1 Kecamatan Siantan, Alasan utama pengembalian mereka ke jabatan fungsional adalah kinerja.

Menurut Bupati KKA, mereka tidak bisa menunjukan kinerja yang maksimal sehingga terpaksa dialihkan ke jabatan Fungsional. “kalau tidak bisa menunjukan kinerja yang baik, yang maksimal saya mohon maaf, saya terpaksa mengembalikan saudara ke jabatan fungsional,” demikian kata Tengku dalam sambutannya.

Selain mengembalikan ke jabatan fungsional, bupati juga mewarning para pejabat lain yang tidak menunjukan kemajuan dalam hal kinerja. Dia juga menghimbau para pejabat yang dilantik untuk meningkatkan kompetensi personal untuk mendukung peningkatan kinerja “Tolong perbaiki kinerja saudara. Instrospeksi diri masing-masing. Kalau saudara sudah 2 kali dilantik dengan jabatan esselon yang sama, maka itu sudah menjadi lampu kuning bagi jabatan saudara,” kata Tengku mewanti-wanti para pejabat.

Tengku mengatakan bahwa salah satu penyebab kinerja para pejabat tidak berkembang adalah factor “Sok pintar” dan arogan. Menurut Tengku “Lebih baik membimbing PNS baru yang mau belajar daripada para pejabat yang tidak mau belajar karena Sok Tau dan tidak mempedulikan atasan. Apalagi juga sampai melakukan penekanan kebawah, itu yang sudah rusak. Yang seperti ini lebih baik di nonjob kan saja,” ungkap Tengku.

Masalah lain yang dipaparkan Tengku adalah masalah pejabat yang sering tidak masuk kerja. Tengku mengatakan akan mengambil tindakan tegas kepada oknum pejabat yang sering bolos kerja. “Kalau ada pejabat yang sampai 52 hari tidak kerja selama setahun, isa diberhentikan secara tidak hormat. Dan Kepala SKPD jangan sekali-kali mencoba melindungki jika ada jajarannya yang melakukan hal tersebut. Kalau ketahuan ada Kepala SKPD yang melindungi, maka dia juga akan ditindak tegas,” kata Tengku dengan Tegas. (Eichiro / Edo)

Related posts