Dikonfirmasi Wartawan, Jasman “Naik Tensi”

Kadisdik Natuna : Saya Tidak Pernah Mengatakan Demikian, Akan Saya Tuntut

 

Natuna,(MR)
KADISDIK Natuna, Jasman Harun, ketika  dikonfirmasi beberapa wartawan, pekan lalu, sedikit “naik tensi.” Sambil memakai baju dinas, Jasman, awalnya ramah menerima kedatangan wartawan. Ia pun mempersilahkan wartawan masuk,. Didampingi salah satu Kabitnya, Jasman beranjak dari meja kerjanya, dan duduk santai di kursi tamu, bersama wartawan. Ia pun memulai pembicaraan.  mau Tanya apa, kata Jasman ramah. Ketiga wartawan inipun mempertanyakan soal, Dirinya telah dilaporkan ke Polisi oleh salah satu organisasi Wartawan di Natuna. Akibat ucapan “nyeleneh” sang  Kadis dinilai telah menodai kinerja insane Pers khususnya di Natuna.
Saat Dia dinobatkan menjadi tamu kehormatan, ketika Persatuan Jurnalis Natuna melakukan pelatihan jurnalis di SMU 2 Ranai. Peryataan  “nyeleneh” yang menyebut jika wartawan mau buat berita, tolong konpirmasi dulu dan bikin baik-baik, kalau perlu bisikkan, kalau bagus, aturan narasumber mau kasih Rp200.000, bisa jadi 2 juta. Bahkan Jasman juga mengatakan kalau  Disdik Natuna menyediakan “jatah bulanan” (langsir dari harian local). Ketika hal ini dipertanyakkan, Jasman sedikit emosi. Nada suaranya sedikit meninggi. Silahkan saja dilapor, Aku tidak dapat memberi keterangan, karena sudah di serahkan kepada Pengacara  Saya. Yang jelas Dia tidak pernah mengatakan demikian, kalau memang ada, mana buktinya, Ia mau lihat rekamannya, kalau tidak ada, akan Saya tuntut nanti, kata Jasman sambil berdiri dari tempat duduknya.
Meski suasana agak memanas, namun ketiga wartawan ini, tetap santai dan terus bertanya. Mengapa sampai ada pemberitaan bahwa Dirinya meminta maaf dikoran?, Jasman tetap bersikukuh, bahwa itu dilakukan demi menjaga hubungan baik antara Ia dengan wartawan. Wartawan imerupakan mitra kerja kita. Sekali lagi aku katakan, kalau Dia tidak pernah mengatakan hal itu, namun demikian kalau memang  salah , Saya minta maaf, papar lelaki bertubuh jangkung itu. Apa itu salah, katanya lagi.
Terkait adanya pertemuan antara Kadisdik Natuna bersama sejumlah wartawan, di salah satu rumah makan ternama di kota Ranai, agar Jasman bisa langsung meminta maaf kepada wartawan, menurutnya itu bukan ide Dia. Tetapi ada beberapa oknum pengurus organisasi, mengeset kegiatan itu. Sayapun tidak tahu soal itu. Kedatangan Saya juga kesana karena di hubungi, katanya. Mengenai siapa yang membiayai kegiatan itu, Ia juga tidak tahu.
Pada hal hasil investigasi dilapangan, salah satu staf dinas pendidikan mengatakan telah mengelontorkan dana banyak guna membiayai pertemuan Kadisdik Natuna dengan sejumlah oknum pengurus organisasi  wartawan. Sayangnya Kadisdik Natuna masih ngeles, kalau kegiatan itu bukan Dia yang biayai.
Bupati Natuna Ilyas Sabli, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, terkait salah satu SKPDnya telah dilaporkan salah satu organisasi wartawan di Natuna, Ia mengatakan tidak akan membela siapapun. “ Saya tidak akan menginterpensi  siapapun,” semuanya diserahkan kepada aparat hukum. Jika pihak kepolisian mau mengajak kedua belah pihak untuk berdamai, silahkan saja, kalau tidak, Biarkan saja ditempuh jalur hukum, papar Bupati.
Sementara itu  Ketua  Cabang Aswari Natuna, (Assosiasi Solidaritas wartawan Indonesia) Andi Surya, berjanji akan terus memantau pengaduan ini. Jika Polres Natuna tidak segera melakukan pemeriksaan, permasalahan ini akan dilaporkan ke Polda Kepri terang Andi.
Sementara itu hasil pantauan dilapangan, Sejumlah saksi  terkait peryataan Kadisdik Natuna  saat acara pelatihan jurnalis dilakukan oleh PJN, telah dimintai keterangan. Namun hingga saat ini belum ada hasil yang mengembirakan. >> Roy

Related posts