Bekasi, (MR) – Dibutuhkan adanya Pengawasan yang Baik untuk menghasilkan Sebuah Pekerjaan dengan Mutu dan Kualitas yang berbanding sejajar dengan Perencanaan dan Nilai Anggaran, (19/12/2019).Dalam hal ini tentunya Pengawasan dari Pemerintah selaku PA, PPK hingga PPTK yang seyogianya terimplementasi dengan baik, (18/09/2019)
Namun sangat disayangkan Ketika Pekerjaan yang Menggunakan Anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mencapai Milyaran Rupiah yang dilaksanakan Kurangnya pengawasan pihak dinas PUPR kabupaten Bekasi.
Seperti halnya pembangunan saluran trotoar jalan Cibitung Tegal gede sisi utara Kalimalang Cikarang Barat kabupaten Bekasi,
CV Maduma Jaya Lestari selaku pelaksana proyek pembangunan saluran trotoar jalan Cibitung Tegal gede sisi utara Kalimalang,
Cikarang Barat Dengan anggaran empat milyar lebih yang bersumber dari PAD , sedangkan pemasangan U-DITCH.
Banyak Pihak yang sangat menyayangkan kinerja Kepala Dinas PUPR dimana pada saat waktu pelaksanan Pengerjaan hampir tidak ada pengawasan dari pihak Dinas, sehingga para pelaksana proyek di lapangan diduga mengerjakan tidak sesuai RAB.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Anti Mafia Peradilan dan Anti Korupsi Republik Indonesia (DPN.LSM KAMPAK-RI), Indra Pardede Ketika dikonfirmasi oleh Wartawan Media Rakyat Selasa (17/9/19) dikantornya digrand Galaxi.
Lanjut Indra Pardede Menjelaskan, Berdasarkan Monitoring Kami langsung dilapangan, Dugaan Akan Penyimpangan dari Perencanaan dan Acuan kerja Begitu kuat, dan ada Potensi yang dapat merugikan Uang Rakyat atau Uang Negara.
Harapan kami kiranya Bupati bisa mengevaluasi kembali atas Penempatan Para Eselon sesuai Kapasitas dan kompetensinya, Khususnya bisa memilih atau menempatkan Kepala dinas yang profesional, agar memberikan contoh yang baik selaku Pengguna Anggaran Kepada Bawahan secara Struktural organisasi,karena Muara Tanggung jawab Keberhasilan Proyek Kontruksi tersebut ada Pada Kinerja Kepemimpinan seorang kepala Dinas(Kadis)PUPR.
Dalam hal ini kami Melihat Fakta kinerja dilapangan, dan Kami Mensinyalir telah terjadi main mata antara pihak Dinas PUPR kabupaten Bekasi dan Pihak Kontraktor (Pelaksana),
Kami bisa buktikan kurangnya Pengawasan yang dilakukan Dinas PUPR, salah satu proyek di Cikarang Barat yang dilaksanakan CV Maduma Jaya Lestari ,”Ujar bang Indra sapaan Akrabnya.
Hal senada disampaikan Oleh Hasan warga Masyarakat Bekasi, Kabupaten Bekasi sedang dalam Upaya Perbaikan Peningkatan kinerja dalam Birokrasi pemerintahan sehingga Terwujudnya Program pemerintahan Kabupaten Bekasi sesuai visi dan Misi.
Namun melihat Kondisi Lapangan saat ini,dimungkinkan Masih Banyaknya Mutu Seorang Kepala Dinas yang Perlu Peningkatan,seperti halnya Kepala Dinas PUPR.
Kalo seorang Kadis dinilai Tidak Bisa bekerja dengan Baik,Bupati tidak segan untuk menegor dan evaluasi lagi kinerjanya, bahkan untuk Mengusulkan diganti sama yang sesuai kompetensinya pada Bidangnya.
Itu menurut saya sebagai masyarakat kecil Mengingat Kondisi Kabupaten bekasi,dibawah kepemimpinan bupati bekasi sekarang,Kami berharap Banyak Kemajuan dikabupaten bekasi, pembangunan yang terjamin mutu dan kualitas, Bukan asal jadi doang,dan harapan kami Semoga Kabupaten Bekasi Menjadi Edukasi serta memiliki Nilai Jual yang Tinggi bagi Daerah Lain kedepannya.”Pungkasnya. (Bemo)
