DALAM perubahan cuaca dari musim panas ke musim penghujan,masyarakat di kotabaru resah dengan adanya penyakit demam berdarah, hingga februari 2013, tercatat di RSUD Kotabaru ada 3 (tiga) kasus demam berdarah di perkotaan Kabupaten Kotabaru. Namun karena jenis penyakit ini termasuk menular, hal itu cukup meresahkan masyarakat.
Perawat RSUD Kotabaru, Budi Bagian ICCU saat ditemui wartawan Koran ini mengungkapkan, tahun sebelum nya 2012 beberapa pasien ada juga yang terkena penyakit Demam Berdarah (warga Jl.Tambak II), saat ini bulan Februari 2013 ada satu yang kami rawat, sekarang ada di ICCU RSUD Kotabaru, pasien umur 9 (sembilan) Tahun warga Ds.Semayap Belakang PLN Kotabaru. Salah seorang penderita DBD, Lukmanul Hakim Siswa SDN1 Semayap warga Ds.Semayap positive terkena Demam Berdarah.
Dijelaskan Saudari Perempuannya yang enggan dikorankan namanya, mengungkapkan, awalnya Lukman hanya demam biasa dan langsung saya bawa berobat 2 kali ke dr.praktek dekat lampu merah IRAMA, menurut dokter itu, kata dia, Lukman terkena demam biasa saja, setelah diperiksa dokter menyarankan untuk melakukan cek darah pagi sabtu (16/02), Hasil cek darah itu di peroleh ketika saya dan Ibu menunggu di RSUD pada sore harinya, setelah menerima hasil tes darah, adik saya lukman menurut petunjuk pihak RSUD untuk dirawat inap (offname) hari itu juga (sabtu),. Ditambahkannya, sudah 2 (dua) malam adik saya dirawat di ruang ICCU RSUD Kotabaru, dan hari ini selasa (18/02) kondisinya sudah mulai membaik. pungkasnya. >> IHA

