Carut Marut PPDB di Banten Terjadi Hampir Setiap Tahun, Salah siapakah???

Banten, (MR) – Pertangung jawab atas carut-marutnya Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik di banten terjadi hampir setiap tahun dan di duga ajang bisnis selalu terjadi dengan krocek uang besar baru masuk sekolah yang di tuju.

Sebab, PPDB merupakan hal penting bagi calon siswa untuk melanjutkan jenjang pendidikan. Situs PPDB SMA/SMK Negeri Banten bermasalah ,siapa yang bertangung jawab???

Sekjen AWDI menjelaskan, “carut-marut PPDB merupakan bukti yang jelas tentang, ketidaksiapan jajaran di bawah Wahidin dengan metoda pendaftaran sitem online/ daring. Hal ini sekaligus menegaskan tidak adanya atensi khusus terkait dunia pendidikan di Banten,” jelasnya.

“Di masa-masa pandemi semua mrasakan susah dalam segala aspek termasuk orang tua calon siswa menengah atas. Jangan lagi ditambah susah dengan carut marutnya penerimaan siswa,” jelas Muali Rg selalu ketua Sekjen AWDİ.

“Dalam penambah harus pakai krosek besar untuk masuk ke sekolah yang di tuju jelasnya di kantor redaksi awdionline.com. Gubernur Wahidin wajib menegur Kepala Dinas Pendidikan Banten, Tarbani untuk mempertangungjawabkan terkait masalah ini,” jelas Muali.

“Peran Masyrakat LSM Dan awak media sangat penting di saat PPDB daring ini dan harus di pantau Jangan sampai anggaran pendidikan di Banten malah jadi ajang korupsi masal, karna
Sebelumnya, PPDB online yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Banten untuk pelajar tingkat SMA N dan Smk di duga Kota tangerang dan kabupaten bermasalah dan di duga keras jadi ajang bisnis,” tandas Muali Rg di kantor redaksi awdionline.com.

Berdasarkan informasi dan data sekolah yang ada di kota tangerang harus di periksa. Pasalnya, sampai kamis 15/7/21 pukul 13.00 WIB PPDB online tidak semua arang tua bisa mengakses. Situs PPDB Provinsi Banten hanya bisa diakses sampai lokasi zonasi online saja. Sedangkan selanjutnya situs tersebut kurang sosialisai terhadap kami jelas beberapa orang tua siswa.

Dewi (nama samaran), salah satu calon siswa yang hendak mendaftar di Tangerang kota dan kabupaten mengatakan situs tersebut orang tua agak kurang paham karena kurang sosialisasi pak jelas dewi kepada awak media 15/7/21 terpaksa pake uang pak dengan nada polosnya.

“Situsnya error melulu. sudah pakai browser mozilla, google crome, dan opera semuanya gak bisa. Gimana nih mau daftar sekolah,” jelas Ortu salah satu siswa.

Sementara salah sa tu pengurus LSM HP2B saat bincang orang tua calon siswa yang engan di sebut namanya berkomenter seharusnya hal itu tidak perlu terjadi, kalau DinDik Banten mau belajar dari PPDB tahun sebelumhya.

“Ironis sekali memang harus setiap tahun dengan persoalannya sama. Gimana Dindik menyikapi masalah ini Banten tanggung jawabnya,” tandas Umar ajmaja di DPP pusat AWDI.

Muali menambahkan, “ada kecurigaan ini hanya akal-akalan pihak Dindik Banten saja agar pihak Dindik Banten bisa menggunakan jalur uang saat masuk sekaloh, Kami segera meloprkan sekolah yang bermain diantarany SMAN 3, SMA, 15, SMA 8, SMAN 3 dll,” tukasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Banten, Tarbani belum bisa dikonfirmasi terkait mandeknya dugaan keras carut marut PPDB online di banten tersebut via hp selularnya. (Handri/Mrg)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.