Bandara Karawang Dibangun Tahun 2015

Jakarta,(MR)
KEMENTERIAN Perhubungan menargetkan peletakan batu pertama (groundbreaking) bandara Karawang, Jawa Barat, pada 2015. Bandara itu untuk mengurangi beban Bandara Internasional Soekarno-Hatta meski akan ada pembangunan runway ke-3 senilai Rp.4,25 triliun.
Pasalnya, Bandara Internasional Soekarno-Hatta hanya didesain untuk 22 juta tapi kini sudah mencapai 51,17 juta pergerakan penumpang.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti Singayuda Gumay menyatakan regulator telah menerima hasil studi kelayakan dari konsultan mlik pemerintah Jepang, Japan International Cooperation Agency (JICA). “Minggu depan segera dipresentasikan ke berbagai lembaga terkait,” ujarnya di Jakarta, Jumat (4/5).
JICA akan melakukan presentasi kepada Kementerian Kehutanan dan Pemprov Jawa Barat (Jabar) untuk membicarakan tata bangun ruang dan kebutuhan lahan.
Setelah itu, JICA melakukan studi tambahan untuk menentukan rancangan induk atau masterplan. “Untuk sementara, bandara tersebut akan membutuhkan lahan 3 x 3 km,” jelasnya.
Bandara Karawang akan mengikuti konsep airport city atau aerotropolis. “Yang membangun nantinya ditawarkan ke perusahaan swasta atau badan usaha milik negara (BUMN). Sumber pembiayaan menggunakan skema public private partnership (PPP),” ungkapnya. >> Mohammad

Related posts