Anggaran 5,8T Belum Cair Proyek e-KTP Tersendat

Jakarta,(MR)

PROSES pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik atau Electronic KTP (E-KTP) tersendat, bah-kan terhenti. Pasalnya angga-ran tahun 2013 untuk proyek tersebut belum cair. Sementara anggaran untuk 2012 telah habis digunakan.

“Anggaran yang ada kan belum semua di 2012 karena sebagian anggaran itu baru dialokasikan 2013. Karena itu baru direkam sebagian di 2013 ini. Jadi yang dimaksud dana pembuatan E-KTP Rp5,8 triliun itu total sejak awal pem-buatan sampai 2013,” kata Gamawan di Istana Presiden, Jakarta, Kamis.

Gamawan menjelaskan dengan kondisi itu maka waktu pemberlakuan E-KTP diundur hingga 31 Desember 2013. Seharusnya mulai 1 Januari 2013 lalu masyarakat sudah harus menggunakan E-KTP. “Karena baru berlaku 2013, maka KTP lama berlaku sam-pai Desember 2013. Perkiraan saya sebelum Juni semua su-dah selesai, anggaranya sudah ada. Tapi kami berjaga-jaga maka kami ubah Peraturan Presiden (Perpres) berlaku sampai 31 Desember 2013,” ujar Gamawan.

Mantan Gubernur Sumatera Barat ini membantah perpanjangan Perpres dilakukan karena target pembuatan E-KTP tidak tercapai. Menurutnya, perekaman E-KTP malah melampaui target yang ditetapkan sejak awal yaitu 172 juta.

“Kalau target sudah melebihi semuanya. Target cetak atau dalam bentuk KTP jadi misalnya, itu kan 44 juta, sesuai dengan anggaran tersedia. Kami malah sudah jadi 110 juta cetak. Kedua blank card, targetnya 110 juta, sekarang malah sudah 144 juta, bahkan 150 juta dua hari yang lalu. Distribusi yang kami targetkan 40 juta, sekarang sudah 90 juta. Jadi kami yang sekarang berhutang ke konsorsium. Nah anggaran itu tersedia baru 2013 sekarang,” ujarnya.

Pada awal proyek E-KTP, September 2011 lalu, Gamawan berjanji siap mengundurkan diri jika sampai akhir Desember 2012, perekaman E-KTP tidak mencapai 172 juta. Namun akhirnya dia batal mengundurkan diri karena pada pertengahan November 2012 lalu, target itu telah tercapai. >> Tedy Sutisna

Related posts