Indramayu,(MR)
SERANGAN Hama Kreses/Teklik di areal Tanaman Padi Desa Sukaslamet Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, pada Musim Tanam (MT) 2011/2012 mengakibatkan gagal panen, sehingga penghasilan para warga tani turun drastis.
Sudiman, Juru Tulis Desa Sukaslamet kepada Pers mengatakan, berkisar 300 Hektare Tanaman Padi didesanya pada MT Rendeng dinyatakan gagal panen. “ Biasanya per Hektar mendapatkan 5 ton gabah kering giling, tetapi akibat serangan hama tahun ini turun drastic menjadi 1,5 ton per Hektarnya,” keluhnya.
Menurutnya, akibat serangan Hama Kresek tahun ini para warga tani Sukaslamet mengalami kerugian cukup besar, bila dilihat dari biaya produksi pertanian, sewa garapan tanah pertanian dan biaya lain-lain, maka penghasilan 1,5 ton per Hektare itu jauh dari cukup, bahkan beban hutang di kios Sarana Produksi Pertanian (Saprotan) belum bisa dibayar.
Sebab itu, untuk mengantisipasi kerawanan sosial ekonomi masyarakat Sukaslamet, sudah seharusnya Pemerintah mencairkan dana bantuan rawan pangan kepada masyarakat tersebut. Meskipun nilainya tidak seberapa tetapi bagi mereka sangat besar manfaatnya, tandas Sudiman dikantornya belum lama ini. >>Maskin/Baharudin
