Salak (MR)
Kabupaten Pakpak Bharat masih baru, namun pembangunan yang terjadi saat ini banyak yang mengherankan masyarakat sekitar. Terbukti dari hasil pemantauan tim MR dilapangan antara lain Salak, ibu kota Kabupaten banyak bangunan baru dan masih layak dipakai dibongkar.
Bahkan bangunan peninggalan belanda hanya bisa dikatakan sebagai situs bahwasanya Belanda pernah menjajah di tanah Pakpak (suak,sim-sim) dihancur leburkan, entah politik apa yang terjadi di Pakpak Bharat atau kepentingan dengan siapa. Hanya Tuhanlah yang tau karena ini sangat merugikan terlebih-lebih generasi Pakpak dan akan tidak mengetahui sejarah bahwa ketika Salak ada bangunan Belanda dahulu.
Pemkab seenaknya saja mendirikan bangunan baru dan megah padahal rakyat miskin menangis, apalagi pihak pemeritah tidak pernah konsultasi dengan para tokoh-tokoh disekitarnya. Seperti penuturan dari seorang tokoh pemekan bahwa pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat belum menjalankan cita-cita pemekaran, sebab kalau dikatakan membangun semestinya pemerintah harus bekerja sama dengan masyarakat jangan ada pengkotak-kotakan. (AS)
