SEBAGAI Upaya Mendukung pemasaran hasil kerajinan para perajin yang di kelola oleh mitra Pemerintah Dekranasda, Pemkab Karawang memfasilitasi gedung untuk Outlet Kerajinan Karawang berlokasi di Komp Islamic Centre di resmikan langsung oleh Sekda Iman Sumantri Kamis (2/5) di tandai dengan paraf Prasasti Peresmian Outlet tersebut.
Sekda Iman Sumantri dalam sambutannya membacakan Teks Tertulis dari Bupati Karawang, menyebut, program ini merupakan salah satu bentuk dukungan dari pemerintah daerah dalam hal ini disperindagtamben kabupaten karawang dan dekranasda, untuk membantu mengembangkan dan memasarkan produk-produk unggulan para pelaku usaha, yang konsisten menjalankan usahanya, sekaligus sebagai sumber penghidupan yang layak bagi para pelaku industri kecil dan usaha kecil menengah.
Dengan diresmikannya outlet ini, diharapkan dapat dijadikan sebagai sarana informasi dan promosi juga untuk memamerkan produk-produk unggulan hasil kerajinan rakyat dari berbagai kecamatan di kabupaten karawang, sehingga dapat memudahkan para pembeli (buyer) yang datang dari luar karawang untuk mengadakan transaksi dengan para pelaku industri kecil.
Menurut Bupati, bahwa usaha mikro kecil dan menengah terutama industri kecil kerajinan memiliki peranan yang cukup penting baik ditinjau dari jumlah unit usahanya yang mencapai 96 persen lebih dibandingkan unit usaha besar. peranan dari produk domestik bruto (PDB) mencapai 54 persen, juga terhadap penyerapan tenaga kerja lokal yang cukup tinggi, yakni di kabupaten karawang sendiri mencapai kurang lebih 99.048 orang. untuk itu sudah selayaknya dapat diperhatikan terhadap usaha mayoritas ini.
Bupati menambahkan sekaligus menghimbau kepada masyarakat kabupaten karawang harus lebih mencintai hasil produksi dalam negeri, terutama produksi yang dihasilkan oleh para pengrajin yang ada di kabupaten karawang, mengingat untuk menumbuh-kembangkan usaha kecil dan menengah membutuhkan proses yang cukup panjang. oleh karena itu, saya mengajak melalui kegiatan ini kepada seluruh komponen masyarakat mulai dari perguruan tinggi, bumn, swasta dan komponen masyarakat lainnya untuk bersama-sama dengan pemerintah membantu usaha kerajinan ini. Begitu ujarnya pada teks sambutan yang di bacakan Sekda Iman Sumantri.
Selanjutnya dalam laporannya Ketua Harian Dekranasda Hanafi memaparkan bahwa kabupaten karawang sudah memiliki potensi industri kerajinan yang sangat besar yaitu antara lain 6200 unit usaha yang tersebar di seluruh daerah yang ada di kabupaten karawang, baik yang sudah berbentuk sentra maupun masih sporadis atau beberapa kelompok kecil.
Lebih lanjut Hanafi menyampaikan kepada Sekda Karawang Selama kurun waktu 2 tahun terakhir dekranasda bersama sponsor perusahaan swasta melakukan pelatihan 3 komoditas kerajinan yaitu antara lain : – Kerajinan berbahan dasar bambu yang bisa menjadi memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Perajin golek di bina diversifikasi menjadi aneka kerajinan dari kayu limbah potongan kusen. -Kerajinan eceng gondok menjadi perlengkapan alat rumah tangga berbahan eceng gondok. “Dari hasil pelatihan dari para perajin itu akan di tampilkan di outlet ini bersama dengan 10 jenis kerajinan lainnya,” Maka dari itu harapan kami dari pengurus dekranasda kepada para pengusaha, lembaga perguruan tinggi dan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pembinaan dan pengembangan industri. >> Warsian

