Upaya Penyelundupan Pupuk Bersubsidi ke Timor Leste Digagalkan

pupuk bersubsidi ke wilayah Oekusi, Timor LesteKupang,(MR)

POLRES Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggagalkan upaya penyelundupan empat ton pupuk bersubsidi ke wilayah Oekusi, Timor Leste, Minggu (5/5). Polisi juga menahan pemilik pupuk berinisial T dan menetapaknnya sebagai tersangka. Penyelundupan pupuk bersubsidi tersebut ditenggarai berlangsung sejak lama, namun baru terbongkar oleh polisi.

Awalnya polisi mencurigai satu truk yang mengangkut pupuk dari Kefamenanu, ibu kota Kabupaten Timor Tengah Utara menuju Desa Haumeni Ana di Kecamatan Bikomi Nilulat.

Menurut keterangan T kepada polisi, pupuk tersebut akan dibagikan kepada petani di desa tersebut untuk memupuk tanaman padi mereka. Padahal masyarakat Haumeni Ana bukan petani sawah. Bahkan di wilayah itu tidak ada sawah.

“Di Desa Haumen Ana banyak semak belukar dan tanaman jagung. Selain itu pengangkutan pupuk itu tidak dilengkapi dokumen resmi, sehingga kami tahan,” kata Kapolres Timor Tengah Utara Ajun Komisaris Besar I GD Made Suparwitha.

Kecuriagan polisi atas upaya penyelundupan itu beralasan karena desa tersebut berbatasan dengan Passabe, wilayah di Distrik Oekusi, Timor Leste. Beberapa bulan terakhir juga beredar kabar bahwa masyarakat Passabe menggunakan pupuk bersubsidi dari Indonesia.

Polisi juga memeriksa sejumlah saksi terkait upaya penyelundupan pupuk tersebut, termasuk distributor pupuk bersubsidi dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dinasperindagkop dan UKM). >> Robertus Seran

Related posts