Pelaksanaan Kegiatan Program P3TGAI Desa Banjarjo Ngadiluwih Sudah Selesai Sesuai Kesepakatan

Kediri, MR – Pemerintah desa (Pemdes) Banjarjo Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri bersama Perhimpunan Petani Pemakai Air (P3A) telah menerima bantuan dari Pemerintah melalui DPR RI, salah satu Program yang pro rakyat yaitu Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI). Tujuannya untuk mendukung ketahanan pangan Nasional khususnya desa Banjarjo, memberdayakan masyarakat melalui partisipasi, meningkatkan perekonomian ,meningkatkan irigasi. Senin, (16/12/2024).

P3TGAI merupakan bentuk perhatian Pemerintah melalui Kementerian PUPR kepada para Petani yang tergabung dalam kelompok P3A. Hal ini dilaksanakan Pemdes Banjarjo sebagai perwujudan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor yang strategis melalui pemberdayaan masyarakat Petani dalam pembangunan jaringan irigasi skunder. Untuk itu guna memperkuat dalam meningkatkan kemandirian Petani, penerima kegiatan P3A desa Banjarjo sudah berbadan hukum yang telah disahkan dengan akte pendirian dan keputusan Kepala Daerah.

Pelaksanannya pembangunannya sudah selesai 100% sesuai kesepakatan awal, dan demi pembangunan desa yang berkelanjutan maka pekerjaan di laksanakan dengan didukung masyarakat Petani karena P3TGAI merupakan wujud nyata program padat karya untuk kesejahteraan masyarakat, sedangkan Bantuan ini direalisasikan pada peningkatan jaringan irigasi Skunder di persawahan.

Berikut statement Kepala Desa M. Muslih saat ditemui di kantornya,” Kami bersama Pemerintah desa dan Petani Pemakai Air sangat berterimakasih sekali kepada KH. An’im Falachuddin Mahrus sebagai Legislatif DPR RI dari PKB yang telah menggelontorkan dana untuk membangun irigasi pertanian, sehingga memudahkan para petani untuk mengairi sawah-sawah, yang pada akhirnya bisa meningkatkan hasil panen yang melimpah di desa,” ungkapnya.

Lebih lanjut,“ Jumlah dana pelaksanaan jaringan irigasi sebesar Rp.195.000.000, yang direalisasikan pada pembangunan irigasi skunder dipersawahan Dusun Banjarjo sebelah Utara, dengan memanjang sejauh 500m. Pelaksanaan pembangunan saluran irigasi di persawahan tersebut menjadi prioritas, karena sebagai kebutuhan dasar dalam rangka peningkatan irigasi dalam meningkatkan perekonomian di sektor pertanian. Kami atas nama pemerintah Desa (Pemdes) bersama HIPPA juga berterima kasih kepada kementerian PUPR BBWS,” terangnya yang terakhir. (Ag)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.