Kediri, MR – Usai pertemuan antara Camat, Lurah, bersama Tokoh masyarakat serta Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) mewakili Pemerintah Kota Kediri akhirnya membuahkan hasil, solusi final atas permasalahan warga terdampak akhirnya menemukan titik terang, kompensasi warga juga akan segera tuntas usai kesepakatan. Membuka kembali TPA 2 Klotok, dengan menormalkan layanan persampahan, Selasa (7/4/26).
Pemerintah Kota telah menyiapkan langkah kongkrit untuk memenuhi apa yang menjadi keinginan warga yang terdampak di TPA 2 Klotok. Hal itu dijelaskan oleh Kepala DLHKP Kota Kediri Indun Munawaroh ,”Rasa syukur atas tercapainya kesepakatan antara Pemerintah Kota dan masyarakat. Proses pembukaan TPA berjalan lancar. Saat ini seluruh layanan persampahan, baik yang dikelola DLHKP maupun masyarakat yang ingin membuang sampah ke TPA, sudah kembali dibuka,” Ucapnya.
“Kesepakatan tersebut dicapai melalui proses mediasi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari DLHKP, camat, lurah, hingga tokoh masyarakat. Walaupun begitu kesepakatan bersama tersebut membutuhkan penanganan dengan butuh waktu dan skema khusus.”Terangnya.
Proses pencairan kompensasi akan segera dilaksanakan sesuai prosedur, dan kami terus mendorong percepatan melalui koordinasi intensif dengan semua pihak,” jelasnya. Dengan poin yang menghasilkan kesepakatan tersebut
Pemkot telah menyiapkan langkah yang tepat untuk penanganan ini untuk memenuhi tuntutan kompensasi warga terdampak untuk segera selesai.
Dengan kesepakatan bersama antar masyarakat tersebut, DLHKP Kota Kediri mempunyai suatu langkah untuk memenuhi kompensasi warga terdampak. DLHKP Kota Kediri tetap peduli, Tim ahli pada saat ini adalah orang-orang yang mempunyai kompetensi terkait masalah penganggaran kompensasi dengan tetap mempertimbangkan aspirasi masyarakat.
“Yang terpenting, kebutuhan dan aspirasi warga dapat diakomodasi, sementara proses tetap berjalan sesuai ketentuan. Mudah-mudahan ini menjadi langkah kongkrit serta solusi yang tepat untuk menyelesaikan persoalan ini.” Pungkasnya. (Ag).
