Indramayu, (MR)
RIBUAN Anggota Kelompok Tani (Poktan) di Kec. Anjatan, Haurgeulis dan Sukra, dalam waktu dekat ini hendak menggunakan Kartu Tani untuk membeli pupuk subsidi.
Hal itu terungkap pada kegiatan Peningkatan Kompetensi Lembaga Tani dan Penilaian Kelas Kemampuan Poktan bagi 62 Poktan/120 Pengurus, di Aula Kantor BPP Kec. Anjatan Kab. Indramayu Provinsi Jawa Barat, Rabu siang belum lama ini.
Koordinator PP BPP Kecamatan Anjatan, Khasan, SP. menjelaskan bahwa Program Kartu Tani itu modelnya serupa dengan Kartu ATM yang diterbitkan pihak Bank yaitu berisikan data petani seperti data pribadi dengan menganut system by name by addres, luas lahan, jenis dan jumlah kuota pupuk yang diberikan kepada patani penggarap sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
Program Kartu Tani merupakan Instrumen Pemerintah untuk memonitor distribusi pupuk subsidi bagi para petani menjadi tepat sasaran, soalnya Kartu Tani menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC), sehingga seorang petani hanya mendapatkan jatah beli pupuk subsidi dengan luas lahan maksimal 2 Hektare, tetapi petani yang luas lahannya lebih maka data bisa dipecah pakai nama anggota keluarganya, paparnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, 62 Poktan/120 Pengurus dan para Koordinator PP BPP dari Kec. Anjatan, Haurgeulis, Sukra, Patrol, Gantar, Bongas, Gabuswetan, Kroya dan Kandanghaur, selaku Nara Sumber dari Dinas Pertanian Indramayu: Ir. Edi Harnadi, tentang Fungsi Kelembagaan Tani, Ir. Endang Kirno K, tentang Penataan Adminitrasi Poktan dan Ir. Sukardi Sulaeman, tentang Penyusunan RDKK. >>Mukromin/N Tarigan
