Natuna, (MR)
Setelah menunggu sekian lama, akhirnya salah satu program Pemerintah daerah untuk membantu masyarakat Natuna dalam hal pendidikan terlaksana juga. Tepatnya tanggal (10/11) dana Bagus (Bantuan gratis Untuk Anak Sekolah) senilai 9,3 milyar telah disalurkan Pemerintah melalui Dinas Pendidikan.
Dana tersebut diberikan kepada sekolah melalui Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Natuna dimasukan ke rekening UPTD di 12 kecamatan di Kabupaten Natuna. Saat ini yang sudah menerima kucuran dana baru lima kecamatan, kata Tukino. “ benar, dana itu sudah kita cairkan, tetapi yang sudah menerima, baru lima kecamatan. Contohnya kecamatan Bungu-ran Timur, Bunguran Timur Laut, Bunguran Selatan, Bu-nguran Tengah dan Bunguran Barat. Tujuh kecamatan lagi tahap proses pencairan, diper-kirakan minggu depan sudah kelir,” Ujar Tukino, Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Dinas Pendi-dikan Kabupaten Natuna, kepada media ini melalui telepon selulernya, jumat (11/11).
Dia menjelaskan, untuk satu siswa sekolah dasar (SD) akan menerima dana Bagus sebesar Rp.510 ribu. Untuk siswa SLTP menerima Rp.515 ribu. Dan siswa SLTA menerima dana Bagus sebesar Rp.650 ribu. Dana tersebut akan digunakan untuk membantu siswa menda-patkan kebutuhan sekolah seperti kebutuhan buku penun-jang belajar mengajar, membeli pakaian seragam, sepatu, buku tulis atau kelengkapan alat tulis dan kelengkapan penunjang belajar lainnya.
Tukino yang baru saja men-jabat sebagai Kepala Bidang Pendidikan Menengah di Dinas Pendidikan, mengatakan dana bantuan gratis untuk siswa adalah hak siswa dan dimanfa-atkan sebesar-besarnya untuk kepentingan siswa dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. “Pihak sekolah bersama-sama dengan UPTD Dinas Pendidikan membagikan dana BAGUS kepada seluruh siswa, beserta rincian rencana pengeluaran dana tersebut.
Selanjutnya mekanisme pemanfaatan dana ini diserah-kan sepenuhnya kepada rapat komite sekolah” Katanya. Tidak ada potongan, semua mekanis-me pemanfaatanya harus melalui musyawarah. Kadis Pendidikan Natuna, Jasman Harun telah mengeluarkan surat edaran kepada Kepala Sekolah agar pengelolaan dana bagus tidak disalah gunakan.
Ditambahkannya, tujuh kecamatan lainya seperti Keca-matan Subi, Serasan, Serasan Timur dan Midai menunggu ka-pal Bukit Raya tujuan Natuna. Sedangkan Kecamatan Pulau Tiga, Kecamatan Bunguran Utara dan Kecamatan Pulau Laut pencairan minggu depan-nya.
Mengenai jumlah total anak didik yang menerima dana Bagus, mulai dari SD, SLTP dan SLTA secara detail Dia tidak tahu pasti, mengingat posisinya saat ini sedang berada di Tanjung Pinang. “Data rincian penerima ada di kantor, saya sedang berada di Tanjung Pinang untuk bertemu dengan mahasiswa IPMKN guna mengurus proses pencairan beasiswa” paparnya .
Sementara hasil pantauan wartawan Koran ini dibeberapa sekolah, penyaluran dana bagus, masih kurang bagus. Hal itu dikarenakan adanya pemotongan dana bagus untuk pembelian buku LKS siswa. Seperti yang terjadi di SD 07 Ranai darat.
Dana dipotong untuk pembelian buku LKS dua semester sementara, untuk semester satu, sebahagian besar siswa sudah membeli dan memotocopy buku LKS. Bah-kan semester ganjil sudah mau habis. Namun pihak sekolah beralasan, pemotongan dua semester, akan dipergunakan untuk LKS semester genap, dan satu semester lagi untuk semester ganjil jika mereka kls.Sungguh tidak masuk akal, ujar salah satu orang tua siswa tidak mau disebut jati dirinya.
Meski surat edaran sudah dikeluarkan oleh Dinas Pendi-dikan Natuna, tentang meka-nisme penyaluran dana bagus, namun penyaluran masih juga kurang bagus. Dengan adanya permasalahan ini, diminta Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna melakukan koreksi terhadap sekolah yang bersangkutan. >>Roy
