Bombana, (MR)
Sebanyak 167 peserta mengikuti lomba balap motor taksi yang berlangsung di area persawahan Tosui, Kelurahan Bambaea, Kecamatan Poleang Timur, Minggu (27/11) lalu. Lomba yang terbilang unik ini sontak menyita perhatian masyarakat. Tak tanggung-tanggung, ribuan penonton memadati arena balap.
Motor Taksi adalah motor modifikasi yang dirakit khusus untuk angkutan gabah petani yang tidak terjangkau angkutan umum. Lomba balap ini digelar dalam rangka memeriahkan musawarah kelompok tani yang digelar setiap tahun menjelang pengolahan lahan. “Sekaligus menjadi ajang silaturrahmi dan menghibur warga,” kata Ketua Penyelenggara, Tajuddin, S.IP kepada Media Rakyat di sela-sela lomba.
Lomba ini sekaligus menghibur petani yang mengalami gagal panen karena kekeringan. “Baru-baru ini semua petani gagal panen di kelompok kami, tak sebijipun padi kami peroleh, karena tanaman padi kekeringan disebabkan kemarau, karena belum ada irigasi tekhnis,” tambah Tadjuddin.
Balapan Motor Taksi cukup memukau. Pebalab dadakan yang tidak mengusai teknik balap harus berjatuhan melintasi arena balap yang berlumpur. Untuk lomba ini panitia meyediakan hadiah uang tunai Rp 18.675,000. “Tahun depan kita upayakan hadianya hand trakctor , jadi selain membantu petani juga agar acara lebih meriah lagi,” kata H.Tafdil, SE. MM, mantan Bupati Bombana, yang juga hadir di acara tersebut .
Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Bombana, La Tuo mengharapkan ke depan pemerintah dapat menyiapkan lokasi arena balap bagi penggemar balap motor taksi. “Tujuannya agar balap seperti ini dapat dilestarikan sebagai tradisi petani untuk hiburan masyarakat. Dan bila ini dilestarikan pasti akan menjadi sumber pendapatan daerah karena akan diserbu wisatawan dari berbagai daerah, khususnya dari daerah-daerah tetangga “ imbuhnya. >>Hz
