Natuna (MR)- Ketua Komisi II DPRD Natuna Yohannes memberikan aplus, kepada Pemerintah Kabupaten Natuna , atas gerak cepat OPD, melakukan survey lapangan di Kecamatan Pulau Tiga.
Meski keberadaan MTQ ke 10 masih 2 tahun lagi, namun Pemerintah daerah tidak ingin kecolongan. Banyaknya persoalan , ditemui saat MTQ ke IX di kecamatan Bunguran Timur Laut, membuat Pemerintah semakin berbenah.
Yohannes mengatakan, terpilihnya Kecamatan Pulau Tiga Induk sebagai tempat perhelatan Akbar MTQ ke X, dikarenakan , Kecamatan ini, dinilai mampu. Sebagai penyelenggara.
Oleh sebab itu ,dari hasil potong seluruh kecamatan, makan Kecamatan Pulau Tiga dinobatkan menjadi penyelenggara kegiatan.Kita tidak perlu lagi melakukan ganti rugi lahan masyarakat, karena lokasinya sudah ada.”Tanahnya milik Pemerintah Natuna. Lahannya, Antara gedung pertemuan dan kantor camat
Kemarin, sudah melakukan rapat, kecil.Karena tim dari Perkim, PU, perhubungan sudah turun melakukan pengecekan, atas perintah Bupati.Gerak cepat seperti inilah yang kita butuhkan
Meski kecamatan Pulau Tiga lokasinya sempit Untuk penginapan peserta, ditempatkan 2 desa , Sabang mawang dan Tanjung batang.
Yang harus dibenahi sekarang ini, selain Astaka, adalah Pembangunan jalan lingkar, dan Pelabuhan rakyat.Saya yakin kegiatan MTQ IX di Pulau Tiga bakal lain dari yang lain.Meski lokasinya sempit, ada wacana untuk pawai ta’aruf dilakukan pakai bagan.1 bangan muat 40-50 orang. Intinya 15 Bagan apung akan kita siapkan untuk dihias para peserta, dari kecamatan.Hal ini dilakukan guna membuktikan bahwa Natuna ini merupakan daerah maritim.Ucap ketua DPD PAN Natuna itu.
Dengan respon kuat Pemerintah Daerah, bersama DPRD, saya yakin 2019, semua insfratruktur yang berkaitan dengan MTQ pulau tiga ,sudah rampung.
Pemkab Natuna Berwacana minta izin Pangabar, untuk memakai kapal KRI,sebagai tempat penginapan VIV, bagi hakim dan pejabat lainya, selama MTQ.Tidak ada yang mustahil jika Kita bersama sama mau melakukannya.
Untuk pasokan ,Air dan listrik tidak ada masalah lagi. Kendaraan akses dilapangkan, seperti Honda, dapat dibawa dari luar. Nantinya kendaraan ini, diangkut dengan memakai bantuan kapal tongkang milik pengusaha Sedanau.
Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak kepada Bupati Natuna, responnya sungguh luar biasa, dan progresnya sudah berjalan dengan baik, ucapnya./Roy.
