Kotamobagu, (MR) – STIKes Graha Medika Kotamobagu baru saja melaksanakan upacara wisuda VI Tahun akademik 2019-2020 di Hotel Sutanraja Sabtu (19/09). Berbeda dari tahun sebelumnya, wisuda kali ini dilaksanakan secara online/daring, mengingat masih mewabahnya Covid-19 di Indonesia.
“Sebelumnya kami meminta maaf tidak dapat menyelenggarakan wisuda seperti tahun-tahun kemarin dengan pertimbangan bahwa keselamatan bersama merupakan hal prioritas utama untuk saat ini serta memperhatikan standar protokol kesehatan yang harus kita patuhi bersama terkait adanya pandemi Covid-19,” jelas Ketua STIKes Graha Medika Ns. Finny Fitria Tumiwa,S.Kep.,M.Kes dalam sambutannya.
Fitri melanjutkan, dalam pelaksanaan wisuda, pihaknya hanya menghadirkan beberapa perwakilan wisudawan/wisudawati dan segenap panitia wisuda serta undangan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada.
Dalam wisuda tersebut telah diwisuda sebanyak 108 orang,terdiri dari S1 Keperawatan sebanyak 80 orang, D III Kebidanan sebanyak 28 orang. IPK tertinggi 3,73 berhasil diraih oleh Sri Yunitasari Damopolii dengan predikat Cumlaude program studi S1 Keperawatan dan Tiara Asandra Mende,Amd.Keb dengan IPK 3,15 predikat Memuaskan program studi D III Kebidanan.
Acara dihadiri antara lain oleh Ketua Walikota Kota Kotamobagu Ir. Hj. Tatong Bara melalui daring, Sekretaris LLDIKTI IX Sulawesi Drs. Andi Lukman,MSi juga melalui daring dan Ketua STIKES Graha Medika Ns. Finny Fitria Tumiwa,S.Kep.,M.Kes ,Wakil Ketua 1 Bidang akademik Ns. Ake Royke Calvin Langingi, S.Kep.,M.Kes dan seluruh staff beserta dosen STikes Graha Medika Kota Kotamobagu.
“Saya mengucapkan selamat untuk para wisudawan/wisudawati atas prestasi tingkat perguruan tinggi STIKES Graha Medika yang sebelumnya peringkat 1300 sekarang menjadi peringkat 1191 dari 4000 perguruan tinggi yang ada di Indonesia atau masuk 9 terbaik perguruan tinggi swasta. Kita mengharapkan STIKES Graha Medika Kotamobagu ini terus melakukan langkah-langkah strategis dengan meningkatkan kualitas dosen-dosen. Kami bangga dengan STIKES Graha Medika karena mampu meraih peringkat 9 terbaik.”ujar Andi Lukman.
Dalam sambutannya Finny mengungkapkan, sesuai undang-undang Profesi Tenaga Kesehatan termasuk profesi perawat guna untuk memberikan pelayanan keperawatan kepada masyarakat secara legal dan aman harus lulus uji kompetensi sebagai syarat utama untuk mendapatkan STR. Uji kompetensi ini untuk mengukur bahwa perawat tersebut kompeten atau tidak di dalam melakukan bidang pekerjaannya. Kelulusan uji kompetensi dapat menjadi salah satu indikator untuk menilai institusi pendidikan keperawatan tersebut bermutu atau tidak. Sudah selesai tugas kami telah membimbing para mahasiwa selama 3-4 tahun. Semoga dapat menjadi para tenaga kesehatan yang profesional,berakhlak mulia sesuai moto,visi misi Stikes Graha medika dan dapat membawa nama baik Almamater untuk menjadi pribadi yang berguna untuk banyak orang dengan situasi sekarang yaitu Tenaga kesehatan merupakan garda terdepan untuk memutus rantai Covid19 ini dengan mempraktekkan ilmu yang saudara semua dapatkan,”
“Sebelumnya selamat untuk saudara-saudara peserta wisuda, Proses wisuda bukan hanya suatu tradisi tapi merupakan perkembangan maju yang dicapai suatu Perguruan Tinggi guna meneruskan masa-masa yang akan datang,lulusan perguruan tinggi yang diharapkan mampu berkiprah ditengah masyarakat sesuai dengan studi yang ditempuh waktu kuliah, harus selalu tingkatkan kemampuan karena ada tahapan yang lebih penting lagi nantinya mengaplikasikan ilmu saudara dalam kehidupan sehari-hari,”Ungkap Walikota Kotamobagu Ir Hj. Tatong Bara. (Neni)
