Webinar Apoteker Berbagi Ilmu Pada Masyarakat Kepada Pengurus Tim Penggerak PKK Seluruh Indonesia 2020

Kotamobagu, (MR) – Sebagaimana telah ditentukan pada tahun 2009 oleh Dewan Federasi Apoteker Internasional FIP (International Pharmaceutical Federation) di Istanbul, Turki, 25 September dipilih sebagai Hari Apoteker Dunia tahunan.
Transformasi kesehatan global menjadi topik Hari Apoteker Dunia 2020.

Ikatan Apoteker Indonesia mendorong apoteker memanfaatkan hari ini untuk menyelenggarakan kegiatan yang mempromosikan dan mengadvokasi peran apoteker dalam meningkatkan kesehatan di setiap penjuru dunia.
“Transforming Global Health/Transformasi kesehatan global” adalah tema Hari Apoteker Sedunia tahun ini.

Rocky Adithya Hundo, S,Farm.,Apt selaku Ketua Ikatan Apotek Indonesia cabang Kota Kotamobagu mengatakan, “tujuan dilaksanakan bulan ini supaya masyarakat lebih cerdas lebih bijak dalam mendapatkan informasi secara online, Hari ini adalah Hari Apoteker Sedunia yang ke-10, mengadakan Webinar berbagi ilmu bersama masyarakat dengan memilih TP PKK Kotamobagu untuk melaksanakan kegiatan ini,” ungkapnya.

“Dimasa pandemi covid-19 banyak sekali peredaran obat secara online karena mengurangi kontak langsung untuk mendapatkan informasi namun ada beberapa kelompok yang sering memberikan informasi tidak benar sehingga masyarakat tidak bisa memilah mana yang benar dan mana yang keliru tentang informasi obat itu Tujuan dilaksanakan bulan ini supaya masyarakat lebih cerdas lebih bijak dalam mendapatkan informasi secara online,” ujar Ketua Ikatan Apotek Indonesia cabang Kota Kotamobagu Rocky Adithya Hundo, S,Farm.,Apt.

Dengan adanya Webinar apoteker berbagi ilmu pada masyarakat kepada pengurus Tim Penggerak PKK seluruh Indonesia 2020, Anki Taurina Mokoginta ST ME selaku Ketua TP PKK Kota Kotamobagu mengucapkan terimakasih telah mengijinkan TP PKK ikut berperan serta dengan edukasi mengenai obat-obatan yang sekarang banyak ada di pasaran.

“Mengucapkan banyak terima kasih kepada Ikatan Apoteker Indonesia kotamobagu karena sudah mengijinkan kami berperan serta terlebih untuk ibu-ibu PKK mereka bisa teredukasi mengenai obat-obat yang sekarang banyak ada di pasaran yang baik dibeli secara online dan yang tidak melalui BP POM di mana posisinya itu yang sangat berbahaya hari ini kami mendapatkan reputasi tentu ini merupakan suatu informasi yang sangat penting di tengah pandemi ini begitu banyak ketakutan kepada masyarakat tentang obat-obatan yang harus dikonsumsi, kami mendapatkan ilmu mengenai edukasi bahwa produk-produk yang bisa kami konsumsi dan mana yang sebaliknya dihindarkan dapat dihindari,”jelasnya.

“Bahwa setiap tahun kami akan sosialisasi apalagi di TP PKK kota Kotamobagu itu kita punya Pokja 4 yang membidangi masalah kesehatan untuk mengedukasi ibu-ibu PKK yang ada di Desa Kelurahan karena biasanya mereka yang kurang paham mengenai dampak mengkonsumsi obat warung  yang mereka tidak bisa melihat dengan baik mengenai kondisi kemasan kemudian label izin edarnya dan masa kadaluarsa obat,”tambahnya. (Neni)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.