VIRAL…..!!! DI DESA CIBELOK SEORANG WARGA BERNIAT MENGGUGAT TANAH WARIS YANG JADI SENGKETA

Pemalang Jateng, (MR) – Marsono salah satu warga Desa Cibelok Kecamatan Taman berniat untuk menggugat terkait adanya dugaan sengketa tanah yang awalnya adalah milik orang tua kandungnya. Pasalnya, dia merasa sangat dirugikan dengan munculnya sertipikat yang diduga dibuat tanpa pemberitahuan dan persetujuan kepada pihak ahli waris sebelumnya beberapa bulan yang lalu.
     Umar, sapaan akrabnya, belum bisa menerima kenyataan atas adanya sertipikat tersebut. “Saya berniat menggugat dan kalau bisa membatalkan sertipikat tersebut”. Paparnya, dengan nada kecewa. Yang lebih mengherankan lagi, Umar sudah berusaha bolak-balik ke kantor Desa Cibelok, untuk sekedar konfirmasi dan meminta penjelasan terkait munculnya sertipikat tersebut, namun usahanya hingga saat ini belum membuahkan hasil yang berarti.
     Diketahui, bahwa sengketa tanah tersebut berawal dari silsilah warisan orang tua kandungnya, yang sudah tiada sejak sekitar tahun 2017 lalu. Ironisnya, sertipikat terbit tahun 2020. Dari hal inilah, yang dicurigai oleh Umar dan kakaknya, adalah proses pembuatan sertipikat tersebut, apakah sudah benar dan sesuai peraturan serta undang-undang yang berlaku.
     Marsono, sempat membeberkan adanya surat pembagian warisan, yang berjumlah dua lembar. Parahnya, menurut dia, satu lembar surat ada perubahan ukuran, namun diduga tanpa persetujuan dirinya dan kakaknya. Yang semula tercatat sebidang tanah darat seluas kurang lebih 760 m2, berubah menjadi 680 m2.
     Selain itu, Siswoyo, Kepala Desa Cibelok yang baru saja dilantik awal Februari lalu, mengaku tidak mengetahui soal adanya sengketa tanah tersebut, namun dia mendukung apabila memang ada kekeliruan dan kesalahan dalam proses pembuatannya agar segera diproses secara hukum yang berlaku. “Iya monggo kalau mau ditangani, kita akan mendukung sepenuhnya”. Pungkasnya, saat dikonfirmasi diruang kerjanya.
       [SA.1]

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.