Tunggakan Pelanggan Pln Area Sofifi Cukup Tinggi, Tikep Terendah

manager-sdm-pln-area-sofifi-hery-hayrTikep, (MR)
PLN area Sofifi yang memiliki Wilayah kerja meliputi Rayon Jailolo, Sofifi, dan Tobelo saat ini memiliki biaya Rekening terjual sebesar Rp. 5,2 Miliar sementara angka tunggakan pelanggan sebesar Rp. 4 Miliar. Dari angka tersebut menandaskan tingkat partisipasi masyarakat terbilang sangat rendah.

Menjawab pertanyaan MR, asisten manager pelayan SDM PLN area Sofifi Heri Hayr menjelaskan pihak akan memberikan sangsi tegas bagi penunggak pembayaran rekening listrik seperti sangsi pemutusan bahkan pembongkaran rampung apabila tunggakannya sudah melewati 3 bulan.

Menurut Heri PLN tetap terus meningkatkan Pelayanan kelistrikan untuk memenuhi semua kebutuhan masyarakat namun PLN Juga dihadapkan dengan permasalahan tunggakan pembayaran Listrik oleh pelanggan. “Bagaimana mungkin kita berupaya meningkatkan pelayanan kelistrikan namun di satu sisi masyarakat pelanggan memiliki ketidaksadaran membayar rekening listrik, hal yang sesungguhnya sangat tidak sejalan”. Papar Hery.

Fokus PLN area sofifi saat ini adalah peningkatan pelayanan kelistrikan dibeberapa Wilayah yang belum terlistriki seperti Malifut dan Maba yang awalnya menurut Hery Pengoperasiannya hanya 12 Jam namun saat ini ditingkatkan menjadi 24 Jam. Ia juga mengakui tunggakan pelanggan di 2 wilayah ini tergolong sangat tinggi.
“Kita akan berupaya terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat sehingga kualitas pelayanan 24 Jam itu berbanding lurus dengan semakin membaiknya partisipasi masyarakat membayar rekening”. Tutur Hery.

Terpisah manager PLN Rayon Soa Siu Kota Tikep Anita Laluyan, SE saat diwawancarai MR diruang kerjanya mengatakan tunggakan pelanggan PLN Rayon Soa Siu terbilang sangat rendah yakni kisarannya pada angka Rp. 30 – 40 Juta. Dengan angka ini menurut anita kesadaran masyarakat Tikep terbilang sangat baik.
Sosialisasi dan edukasi yang baik dengan tetap mengedepankan sisi kearifan lokal tidore tetap menjadi strategi utama dalam membangun kemitraan antara PLN dengan masyarakt Tikep.

Perempuan berdarah Manado Sulawesi Utara sangat berkomitmen tetap memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya dalam wilayah Tikep, namun ia berharap perlunya partisipasi masyarakat semisal perlunya memotong pohon yang cabangnya terkena kabel jaringan karena mempengaruhi pembangkit. >>Ateng

Related posts