Kotabaru, (MR)
Untuk menciptakan kondisi Kamtibmas tetap terjaga dan merupakan promoter Kapolri, Kapolsek Kelp. Tengah Akp Suria Miftah Irawan,SH. Slk gencar lakukan sosialisasi pentingnya Pos Kamling di tiap Desa. Terbukti sosialisasi di laksanakan di Kantor Desa Sang-Sang Kec. Kelp. Tengah Kabupaten Kotabaru, yang di hadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan PT. Skip dan Kepala Desa Sang-Sang serta perangkat Desanya, Rabu 5/10/16.
Hal ini di katakan Suria Miftah dalam penyampaianya, dari 13 Desa yang ada di Kec. Kelp. Tengah Kita sudah melakukan sosialisasi sejak tanggal 1/10/16 kemaren dan sampai sekarang, tentang Larangan Karhutla dan Keaktifan atau pemberdayaan Pos Kamling di tiap Desa, ungkap Kapolsek.
Saya hanya mengumpulkan Perangkat Desa saja, mulai dari RT, RW, Kepala Desa dan perangkatnya dan lembaga-lembaga yang ada di Desa yang nantinya agar para Perangkat Desa yang hadir dapat menyampaikan kepada masyarakatnya tentang dua hal penting yang kami sampaikan.
Pos Kamling atau membangun Pos Kamling bagi Desa yang belum ada Pos Kamlingnya, karena walaupun kita saat ini sudah merasa Desa kita aman tetapi kita tidak tahu kapan terjadinya tindak kriminalitas, dan juga Pos Kamling dapat menjadi ajang silaturrahmi bagi warga Desa karena bisa sebagai wadah berkumpulnya warga dan juga dapat dengan mudah mengawasi kegiatan anak-anak muda yang berada di lingkungan, ucapnya.
Dari kunjungan dan sosialisasi yang saya lakukan bersama anggota dalam beberapa hari ini, dari 13 Desa ada 25 buah Pos Kamling, sedangkan yang aktif baru 7 buah Pos Kamling. Tapi untuk ke depanya akan kita aktifkan semua, tegasnya.
Lanjut Kapolsek, apabila Pos Kamling sudah Aktif semuanya, saya harapkan Kepala Desa menghubungi saya dan nanti akan di sumbang rompi, senter dan tongkat T untuk kebutuhan Pos Kamling, ujarnya.
Untuk Larangan Karhutla tetap saya terapkan, kebakaran akan terpantau melalui satelit dan nantinya terbentuk titik hotspot, apabila ada kebakaran di wilayah Desa Sang-sang maka Kepala Desa terlebih dulu saya panggil dan kemudian warga yang lahannya terbakar akan saya panggil dan saya periksa, jelasnya. Jadi intinya mari kita bersama-sama bergontong royong mengumpulkan bekas- bekas ranting dan pohon yang di tebang untuk di buang dan bukan di bakar, ujarnya. >>Hrp
