Trio Maut Tiga Partai Koalisi Siap Menangkan MK-MAJU di Pilgub Malut

Ternate, (MR)
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara periode 2018-2023, Muhammad Kasuba dan Majid Husen (MK-MAJU) minggu (08/01) waktu lalu resmi mendeklarasikan diri yang bertempat di lapangan kelurahan sango Kota Ternate Utara.
Orasi dari Politik Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga sebagai Ketua Komisi 8 DPR-RI Ali Taher Parason mengatakan, dibawa terikanya matahari yang panas ini, matahari tak pernah ingkar janji, matahari PAN menyinari bumi ini,agar negeri ini menjadi aman dan sentosa.
Kata dia, alasan PAN memilih muhammad Kasuba dan Majid Abdulah Husen (MK-MAJU), karena kata kasuba itu artinya adalah bersaudara, dimana bersaudara atas panggiilan iman dan Allah.
Selain itu bersaudara karena maluku utara berbagai karakter yakni Ternate, tidore Halsel dan kabupaten lain, bahkan kerajaan yang ada di Maluku Utara merupakan kerajaan yang luar biasa.oleh karena itu, pada kesempatan ini, masyarakat malut tidak bole mengadekan perasaan kepada pilihan lain terkecuwali MK-MAJU. “Partai PAN, PKS dan Gerindra adalah pilihan yang sangat tepat, untuk kebangsaan dan keagamaan,” katanya.
Sedangkan Orasi Politik Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP PKS  Mustafa Kamal mengatakan, MK-MAJU adalah pasangan yang bagus, untuk itu kedepan menjadi pondasi Malut yang lebih maju.
“Keputusan DPP Partai PKS mengusung MK-MAJU, karena ini merupakan pasangan yang bagus, dan memastikan  tiga partai yakni PKS,PAN dan Gerindra, karena ketiga partai ini yang telah memenangkan pilkada di Jakarta,” katanya.
Dia menuturkan, tiga partai atau yang di kenal dengan trio maut ini, selain memenagkan pilkada di DKI 1 juga memenangkan pilkada di Malut kedepan, karena ketiga partai ini tidak hanya berkoalisi di Maluku utara, namun di sejumlah provinsi lain juga demikian.
“Tiga partai ini, insya Allah borong kemenangan pilkada di indonesia, untuk itu, modal masyarakat malut yang relejius ini harus di pastikan, dengan regenerasi kepimpimanan yang lebih segar dan piawai karena secara profesinal dengan tangan dingin akan memajukan masyarakat malut kedepan,” katanya.
Sementara orasi politik DPP Pusat partai Gerindra yang di wakili oleh oleh Ketua DPW Gerinda Malut Wahda Zainal Imam menuturkan, keputusan Partai gerindra yang telah mendukung MK-MAJU pada pilgub 2018 ini karena ada pertimbangan.dimana MK adalah pertimbangan memiluki banyak pengalaman setelah memimpin daerah Halsel dua periode sedangkan Majid Husen juga telah mempunyai segudang pengalaman dalam dunia birokrasi.
“MK-MAJU, layak mem-impin Malut, karena pertimbangan pertama kondisi daerah dibutukan orang yang memahami dan memiliki pengalaman dalam pemerintahan,” Katanya.
Selain itu Kata dia, Maluku Utara 77 peresen wilayah laut dan 23 persen wilayah daratan dengan junlah penduduk 1 Juta 552 orang, dan uang APBD dan APBN Provinsi Malut ada besar, oleh karena itu, yang pantas mengelolah ini adalah orang memahami pemerintahan.
“Muhammad Kasuba yang memimpin daerah halsel dua periode tidak pernah cacat, baik itu dalam temuan BPK maupun hal lain, sampai saat ini MK bersih, maka jadi pertimbangan partai untuk mengusungnya, sementara Majid Husen, jika dibandingkan kepangkatan TNI maka beliau adalah jendral, karena pensiun di berokrasi dengan pangkat golongan empat E, golongan tertinggi, maka tidak perlu di ragukan lagi,” teriak Wahda. >>Mad

Related posts