Tiga TSK Putasium, Diancam Lima Tahun Penjara, Dua Buron.

Natuna(MR) -Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si, melalui Kasat Reskrim Polres  Natuna, Iptu Ikhtiar Nazara SH MH, merilis kejadian  penangkapan Nelayan Midai, melakukan penangkapan ikan dengan cara ilegal.

Menurutnya, Kejadian tersebut berkat informasi dari masyarakat. Kemudian kita bentuk tim dan melakukan penyelidikan selama berhari-hari. Tepatnya tgl
25 Agustus  barulah membuahkan hasil . Polres Natuna berhasil  menangkap1 kapal sedang  menangkap ikan dengan Putasium.

Tsk  benisial (DI) 42 tahun warga Suak Midai bersama (S) 54 tahun keduanya warga midai.

Kemudian kita terus kembangkan  dan  kembali mengamankan A. 42 tahun Penyupalai alat konpresor dan Putasium warga Midai juga

Saat melakukan pengembangan, pihaknya mendapat informasi adanya pompong melakukan bom ikan. Dengan gerak cepat tim melakukan penangkapan, namun pemilik pompong sudah kabur duluan. Barang bukti kita temukan berupa 3 botol Bom ikan.

Kini Dua pemilik Kapal T. Dan A menjadi DPO. Mereka dikenakan pasal 85 UU no 45  tahun 2009, ancaman hukuman 5 tahun, ucapnya Kasat Reskrim saat melakukan pertemuan dengan wartawan disisir Basisir 08/09/2020.

Ikhtiar  tidak sendirian, iya didampingi Ps Kanit II Tipiter. Darsono Purba dan Harjuna Anggota Reskrim. /Roy.

 14 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.