Tapak Jembatan Tanjung Ayun Tarjun Bergeser Ke APL

Kotabaru,(MR)

LOKASI pembangunan jembatan Tanjung Ayun Tarjun yang menghubungkan daratan Kalimantan dengan pulau laut Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan bergeser menghindari cagar alam ke Area Penggunaan Lain (APL), untuk Tapak Jembatan di Tanjung Ayun (kotabaru.red), hal itu diungkapkan Kepala BAPPEDA Kotabaru DR.Ir.H.M. Anshar Nur, MM. kepada wartawan diruang kerjanya senin (06/05) kemarin.

Tapak jembatan di Kotabaru, kata Anshar, Tepatnya Tetap Menembus Bundaran Di Desa Sebelimbingan, yang jelas kita mencoba mencari lokasi alternative.

Tim teknis perencanaan BAPPEDA juga sudah survey ke lapangan dalam rangka persiapan Penyusunan desain engenering detail (DID) jembatan, antara lain juga terkait pembebasan lahan untuk digunakan pembuatan jalan yang terletak DiDesa Sebelimbingan dan Desa Stagen, semuanya masih berproses. Setelah semuanya clear, BAPPEDA tetap berkoordinasi dengan Dinas PU Propinsi dan Kementerian PU, dan pihak-pihak terkait, Salah satunya dengan kementerian Perhubungan laut terkait alur lintas Kapal, tuturnya.

Disinggung upaya pengurusan ijin Tapak Jembatan di kawasan cagar alam yang sudah dilakukan TIM Teknis ke Kementerian Kehutanan beberapa waktu lalu, hal itu masih berproses, Sambil menunggu proses itu, kita cari alternative lokasi, katanya.

Untuk anggaran pembangunan jembatan tetap bersumber dari pihak ke 3 (GRUOP SILO) bekerjasama dengan PEMDA menggunakan APBD untuk akses jalan menuju bundaran Desa Sebelimbingan, jelasnya.

Kabag pertanahan SETDA Heru Setiawan, SPMP Kotabaru melalui Kasubag Perencanaan dan Pengadaan Tanah Sukma Mulyadi, mengemukakan, terkait rencana pembangunan jalan menuju bundaran yang lokasinya masuk diDesa sebelimbingan dan Desa stagen, Bagian Pertanahan masih mengupayakan adanya hibah dari masyarakat, karena PEMDA sementara tidak berbicara soal ganti rugi tanah masyarakat Di dua Desa tersebut. pungkasnya.>>Wan

Related posts