Taksi Dominasi Antri BBM di Kota Lahat

Kota Lahat, (MR)

70 persen antrian panjang kendaraan melakukan pengi-sian bahan bakar minyak (BBM) jenis premium didominasi taksi kota, hal ini dapat dilihat dari stasiun pengisian bahan bakar minyak umum (SPBU) dalam Kota Lahat, mereka lalu menjual bensin ke tingkat eceran hanya mencari keuntungan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperin-dag) Kabupaten Lahat Ir Agustia Budiman MM menga-kui, antrian BBM yang bebera-pa minggu ini terjadi di Kota Lahat, didominasi taksi kota jika dibandingkan kendaraan pri-badi. “Memang tidak bisa dipungkiri setiap SPBU dalam Kota Lahat banyak sekali antrian taksi kota ketimbang kendaraan pribadi, sehingga ini dapat menimbulkan praduga mereka menjual bensin ke tingkat eceran,” katanya.

Nah, hasil pantauan di lapa-ngan petugas yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa SPBU, banyak temuan taksi kota yang dalam sehari mengisi BBM hingga dua kali bahkan tiga kali. “Hal ini sungguh tidak masuk akal, masa dalam jangka waktu sehari saja biasa dua hingga tiga kali, bahkan bisa mencapai lima kali, justru akan menimbulkan pertanyaan, kemana bensin tersebut habisnya?,” tanya Agustia.

Agustia menambahkan, pihaknya selama satu minggu ini akan terus melakukan penca-tatan nomor polisi (nopol) baik itu kendaraan roda empat pribadi maupun taksi. “Sehing-ga dapat kita lihat, kemudian akan kita laporkan kepada pihak berwajib dalam menindak tegas pelaku yang nakal tersebut, sehingga menyebabkan peng-guna kendaraan lain tidak keba-gian,” urainya lugas.

Ia menyebutkan, dengan pemberlakuan batasan pengisi-an BBM jenis premium untuk roda dua Rp 20 ribu dan untuk roda empat Rp 100 ribu, antrian di beberapa SPBU mulai mencair. “Alhamdulillah, antrian panjang mulai mencair dengan diberlakukan sistem tersebut, tinggal bagaimana, kita menindak kendaraan yang nakal dalam pengisian BBM, terutama sekali taksi kota,” pungkas Agustia. >> Ujang Lahat

Related posts