Kab. Tangerang, MR – Sekolah Menengah Atas Negeri 11 sepatan kabupaten tangerang melaksanakan rapat sosialisasi sistem penerimaan murid baru (SPMB) sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran proses penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2025-2026.
Kegiatan digelar di aula sekolah Sman 11 sepatan dihari kepala sekolah Sman 11 Subagio Mpd dan wakil kepala sekolah Damanhuri Spd sekretaris kmite H ijul muluk anggota Dprd propinsi banten H.Ahmad jaeni turut juga hadir
kapolsek sepatan Fahyani SH danramil 10 sepatan dan seluruh undangan dari perwakilan dari sekolah Smpn dan Mts sekecamatan sepatan, Kamis (12-06-2025).
Rapat sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai mekanisme,persyaratan dan tahapan SPMB kepada seluruh perwakilan sekolah yang hadir,guna memastikan proses agar sistem berjalan,objektif dan sesuai regulasi yang ditetapkan oleh dinas pendidikan provinsi banten.
H.Ahmad Jaeni Spd selaku ketua komite Sman 11 kabupaten tangerang yang juga anggota Dprd provinsi banten menurutnya bahwa juknis terkait SPMP 2025-2026 jalur afirmasi lebih banyak dari tahun sebelumnya yang dulunya zonasi berganti menjadi domisili
Maka dari itu kami berharap sinergi dari semua kalangan masyarakatlingkungan dan para media agar ikut serta untuk mensukseskan jalan,nya SPMB tahun, ucap H. Ahmad Jaeni.
Selanjutnya kepala sekolah Sman 11 sepatan kabupaten tangerang Subagio Mpd menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mensukseskan SPMB sosialisasi ini menjadi langkah awal yang sangat penting dengan pemahaman yang sama kami pihak sekolah memberikan pelayanan yang terbaik kepada orang tua dan calon peserta didik baru.
Lebih lanjut Subagio Mpd memaparkan pentingnya NISN yang aktif karena persyaratan itu yang menjadi juknis Gubernur provinsi banten,adapapun pendaftaran akan dimulai pada tanggal 16 juni 2025 transparansi informasi kepada masyarakat melalui media sosial resmi sekolah dan papan pengumumuman agar tidak terjadi kesalah pahaman atau informasi yang simpang siur.
Dengan adanya rapat sosialisasi ini Sman 11 sepatan kabupaten tangerang berharap dapat menjalankan proses SPMB secara transparan dan akuntabel serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik, ujar Subagio Mpd.
Rapat ini juga membahas aspek teknis pelaksanaan SPMB seperti penggunaan sisten daring, jadwal pendaftaran serta kriteria penilaian yang akan digunakan dalam proses sistem tersebut.
Para peserta rapat aktif berdiskusi memberikan masukan dan mengusulkan solusi atas potensi kendala teknis yang mungkin dihadapi dan apabila ada kendala atau kesulitan pada saat pendaftaran masyarakat datang ke sekolah panitia SPMB yang bertugas siap untuk membantu, tutup Subagio Mpd. (Sihar Sihombing)
