SIBAT Pasang Plang Tolak Maksiat

Padang,(MR)

KELOMPOK Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Kecamatan Padang Barat memasang sejumlah plang imbauan di sepanjang Pantai Purus (dekat Danau Cimpago), Minggu. Plang-plang tersebut berisikan ajakan untuk tidak berbuat diluar norma adat dan agama. Imbauan tersebut ditujukan untuk pengunjung pantai Padang agar tidak melakukan perbuatan maksiat lagi di kawasan tersebut.

Ketua SIBAT Padang Barat Baharuddin Aciak saat pemancangan plang menyatakan, tujuan utamanya adalah untuk membersihkan pantai dari tindakan pengunjung yang berbuat maksiat. “Kita ingin agar pantai ini menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi seluruh masyarakat dan jauh dari perbuatan maksiat. Kita khawatir, dengan banyaknya perbuatan maksiat di pantai, justru akan mengudang bencana,” katanya.

Menurutnya masyarakat setempat sebenarnya tidak mengizinkan adanya kafe-kafe tenda ceper di pantai Purus. Namun untuk bertidak, mereka khawatir akan berlawanan dengan hukum, karena adanya perbuatan anarkis. “Kita tidak mau nanti malah menjadi persoalan hukum ketika kita ingin membersihkan kampung dari maksiat. Makanya kita imbau pengunjung dan pedagang agar mereka sadar bahwa perbuatan mereka itu dilarang agama. Kita juga mengharapkan dukungan pemerintah,” katanya.

Sebelumnya, kata Aciak, tokoh masyarakat Herman Nawas sudah memberi pema haman kepada pedagang untuk tidak menggelar tenda ceper, diberi ESQ, bahkan anak-anak mereka dijamin pendidikannya. “Dia bahkan sudah memberikan tenda yang ukurannya tinggi. Tapi apa, tak lama, pedagang kembali menggelar tenda ceper,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Padang Barat Dedi menyatakan Pemerintah mendukung pemancangan plang imbauan itu di Pantai Purus. Menurutnya itu merupakan upaya masyarakat dalam membersihkan Padang dari perbuatan maksiat. >> Marqian

Related posts