Sekolah Perlu Mengedukasi Masyarakat Dalam Memutus Mata Rantai Covid

Ternate, (MR) – Guna memutus mata rantai penyebaran covid 19, kegiatan pembelajaran harus mengikuti protap kesehatan. Intruksi pemerintah ini menjadi acuan pihak sekolah khususnya di SD 25 Gitu Kota Ternate.

Diwawancarai awak mediarakyatnews .com.kepala sekolah SD 25 Fitu ,Rohana Hadi ,SPD menjelaskan penerapan protokol kesehatan ini sesungguhnya butuh kesadaran kolektif baik pihak sekolah juga masyrakat atau orangtua siswa.

Ia mengungkapkan pihaknya telah intens melakukan pertemuan dengan orang tua serta mengundang puskesmas terdekat untuk melakukan sosialisasi. “ini dimaksudkan agar ada kesamaan persepsi hingga masyrakat terutama orang tua siswa lebih intensif mengarahkan anaknya juga menjadi rujukan pihak sekolah memenej setiap aktifitas baik kegiatan pembelajaran dikelas maupun diluar kelas,” jelas Rohana.

Demi terlaksananya aturan protap kesehatan tersebut sekolah telah menyediakan beberapa fasilitas penunjang seperti Hand sanitizer, alat pengukur suhu juga masker. Siswa juga dilarang membuat kerumunan. “Siswa SD adalah katagori siswa yang butuh pembimbingan dan pembinaan khusus.karena potensi siswa untuk melakukan penyimpangan atau kesalahan juga perbuatan yang dilarang itu intens sangat potensial,dengan demikian sebagai kepala sekolah saya mengintruksikan kepada setiap guru agar lebih ketat mengawasi dan memonitoring mobilitas siswa baik didalam kelas maupun diluar kelas.. Upaya ini berjalan maksimal termasuk partisipasi orang tua untuk mendukung penerapan metode simulasi tatap muka dengan tetap tunduk pada protap kesehatan,” ungkap kepsek SD 25.

Ia mengungkapkan kesadaran kolektif yang ada akan menjadi modal penting guna memutus mata rantai penyebaran covid. “Saya optimis kesadaran itu akan tetap terjaga,ini sebagai wujud masyrakat yang cinta akan kesehatan. Dan yang lebih penting lagi adalah institusi sekolah harus menjadi cerminan sekaligus roolmodel bagi masyarakat . Sekolah memberi contoh yang baik. Sekolah juga memberi edukasi kepada siswa juga kepada masyrakat. Saya berharap apa yang diterapkan di sekolah ini selanjutnya menjadi rujukan bagi siswa pada saat siswa tersebut berada dilingkungan keluarga maupun lingkungan sosial,” harap Rohana. (ATENG MRC)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.