Guna melihat secara lang-sung kualitas dan hasil pengerjaan program pemba-ngunan infrastruktur di Kabupaten Karawang, Bupati Karawang, H. Ade Swara ber-sama unsur Muspida serta Ketua DPRD, H. Tono Bach-tiar, meninjau sejumlah titik pembangunan infrastuktur.
Sejumlah titik yang ditinjau, Selasa (27/12), merupakan program pembangunan infra-struktur yang telah dilaksa-nakan pada tahun 2011, serta program yang akan dipriori-taskan pada tahun 2012. Peja-bat yang mengikuti kunjungan tersebut Kasie Pidsus yang mewakili Kajari Karawang, Kasdim 0604 Karawang mewakili Dandim 0604/ Karawang serta sejumlah pejabat dinas instansi terkait.
Kegiatan tersebut diseleng-garakan bertepatan dengan satu tahun masa jabatan H. Ade Swara sebagai kepala daerah. Bupati Ade Swara ingin meli-hat secara langsung kualitas dan hasil pengerjaan sejumlah program pembangunan yang telah diselenggarakan sepan-jang tahun 2011, sekaligus menjalin sinergitas dengan dinas/intansi terkait. Selain itu, dirinya juga ingin melihat secara langsung titik-titik yang harus menjadi prioritas pemba-ngunan di masa yang akan datang.
Lebih lanjut Bupati mengata-kan, sebagaimana yang terlihat di Desa Sedari, Kecamatan Tirtajaya, pada tahun 2011 ini, terdapat pembangunan dua unit jembatan sepanjang 60 meter dan 50 meter yang menghubungkan Desa Sedari dengan luar daerah, dimana sebelum adanya jembatan ini, desa tersebut seakan menjadi desa terisolasi dan harus dica-pai dengan menggunakan transportasi air. Tentunya dengan adanya jembatan ini, Desa Sedari dapat diakses dengan menggunakan kenda-raan roda dua dan roda empat,” jelasnya.
Lebih lanjut Bupati Ade Swara mengatakan, dari hasil monitoring tersebut, ke depan Pemerintah Daerah memiliki pekerjaan yang sangat besar yang harus diselesaikan. Untuk itu, pihaknya akan tetap memprioritaskan pada pemba-ngunan Infrastruktur, diikuti dengan pembangunan di bidang Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi Kerakyatan, dan lainnya.
Sedikitnya alokasi anggaran hampir mencapai Rp. 400 miliar telah dialokasikan pada APBD 2012, yang diantaranya dikelola oleh Dinas Bina Marga dan Pengairan sebesar Rp. 285 miliar, dan Dinas Cipta Karya Rp. 107 miliar.
Prioritas
Bupati menambahkan, salah satu yang menjadi prioritas untuk diselesaikan adalah pembangunan infrastruktur jalan di wilayah jalur Panyingkiran-Cilebar, jalur yang baru saja dikunjungi serta wilayah Karawang Selatan, yaitu jalur Badami-Loji. Volume pekerjaan di jalur tersebut diperkirakan membu-tuhkan alokasi anggaran hampir mencapai Rp. 30 miliar, yang terdiri dari jalur Badami-Pangkalan sebesar Rp. 23 miliar, serta Pangkalan-Loji Rp. 6 miliar lebih. Mes-kipun demikian, perbaikan di jalur tersebut secepatnya akan diselesaikan dan Insya Allah dapat dikerjakan pada tahun 2012 mendatang.
Kaitan dengan infrastruktur penunjang kegiatan pelayanan publik dan aktifitas masyara-kat lainnya, Pemerintah Dae-rah akan memprioritaskan pada beberapa poin penting. Diantaranya adalah untuk rehabilitasi gedung sekolah dan penyedian ruang kelas baru, penyelesaian pemba-ngunan gedung prototype kantor desa, serta perbaikan jalan lingkungan di berbagai wilayah kecamatan dan desa di Kab. Karawang.
Selain itu, Pemerintah Daerah juga telah memiliki program rutin yang akan tetap diselenggarakan pada tahun-tahun mendatang, seperti rehabilitasi rumah tidak layak huni, serta penyediaan MCK. Untuk tahun ini, Pemerintah Daerah telah memberikan bantuan untuk rehabilitasi sebanyak 415 rumah tidak layak huni. Sedangkan MCK sendiri sangat penting untuk peningkatan kesehatan masya-rakat sekaligus menghilang-kan keberadaan jamban tempat buang air besar yang masih terdapat di sepanjang bantaran sungai dan irigasi.
Di sisi lain, dari hasil monitoring tersebut, Bupati menilai bahwa Desa Sedari, sebagai salah satu desa terluar yang terletak di Pantai Utara Karawang tersebut memiliki potensi pariwisata yang cukup potensial untuk dapat dikem-bangkan. Hal ini karena, menurut Bupati, desa tersebut memiliki letak, posisi, serta kondisi yang sangat unik, tentunya bila dikembangkan secara tepat dapat menjadi objek wisata yang potensial.
Sementara itu, sejumlah titik ditinjau Bupati dan rombo-ngan pada kesempatan terse-but. Titik pertama adalah SMK Negeri 1 Karawang. Di titik tersebut, Bupati Ade Swara menyempatkan diri untuk berdialog dengan kepala seko-lah, pengawas proyek, serta rekanan pelaksana proyek. Titik selanjutnya adalah SDN Rengasdengklok Selatan II, di Kec. Rengasdengklok.
Sekolah dasar ini merupakan salah satu gedung SD Percontohan, yang memiliki 3 lantai dengan luas mencapai 3.085 m2, dan dilengkapi berbagai fasilitas, seperti 12 ruang kelas, 2 ruang guru, 1 ruang kepala sekolah, 1 ruang tata usaha, 2 ruang kesenian, 1 ruang pramuka, 1 ruang UKS, 12 WC murid, 6 WC guru, dan ruang serbaguna.
Titik berikutnya yang ditin-jau rombongan Bupati adalah pekerjaan peningkatan jalan lingkungan di samping Masjid Nurussa’adah, Kp. Tengah II, Desa Telukbango, Kec. Batu-jaya. Di titik tersebut, pekerja-an dilakukan di ruas jalan sepanjang 268 m dengan lebar 2m. Peninjauan berlanjut ke SDN Pisangsambo I, Kecama-tan Batujaya, yang tengah dilakukan pembangunan 3 unit ruang kelas baru dengan luas mencapai 216 m2.
Rombongan selanjutnya menuju Kantor Desa Pisang-sambo. Kantor Desa Pisang-sambo merupakan salah satu kantor desa prototipe di Kabu-paten Karawang yang memi-liki fasilitas ruangan untuk bidan desa, babinsa, babin-kamtibmas, serta ruangan perpustakaan desa.
Sedangkan lokasi lainnya adalah pekerjaan rehabilitasi dan peningkatan jalan di beberapa titik, yaitu jalan beton Pisangsambo-Panga-karan sepanjang 1.095 m dan lebar 4 m, jalan hotmix Pisang-sambo-Pangakaran sepanjang 1.525 m dan lebar 4 m.
Peningkatan jalan beton Pangakaran sepanjang 1.215 m dengan lebar 4 m, serta perke-rasan jalan dengan sirtu di ruas jalan Srikamulyan-Sedari sepanjang 7.800 m dan lebar 3m. Titik lain yang turut ditin-jau adalah jembatan Sedari, Kecamatan Cibuaya yang merupakan bantuan CSR dari PT. Pertamina. >> Warsian

