Natuna(MR)- Meski sudah ada himbau dari Kapolres Natuna, agar berhati hati dan menjauhi pantai saat berwisata, Namun AX (18) warga Kecamatan Pulau Laut, bersama 2 teman wanitanya, nekat mandi. Padahal air laut tergolong ektrim . Alhasil ketiga remaja ini, terseret arus di Pantai Tanjung, Kamis, sore 10 /01/2019.
Parman (33) saksi mata di tempat kejadian menuturkan, korban mandi bersama kedua temanya, Weni dan Widia berenang-renang di bibir pantai. Selang beberapa kemudian terdengar teriakan minta tolong dari kedua teman korban, ucap warga limau manis itu, saat dihubungi lewat telpon selulernya

“mendengar kejadian itu, kami ramai-ramai mencari korban di sepanjang pantai, sebelum tim dari Kepolisian dan Bhasarnas datang memberi bantuan.
Kurang lebih satu jam melakukan pencarian,memakai kapal akhirnya korban ditemukan 100 meter dari bibir pantai. Ketiga korban dalam kondisi lemas dan mulut mengeluarkan busa.
Pertolongan pertama dilakukan oleh pihak Basarnas dan Polres Natuna dengan mengupayakan mengeluarkan air laut dari mulut korban.
Dilansir dari Natindo news ,Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto, turun langsung membantu upaya penyelamatan, dan meminta agar korban segera dibawa ke rumah sakit.
Namun naas korban tidak tertolong dan meninggal dunia saat tiba di RSUD Natuna. Korban sudah tidak bernyawa, karena lama tergulung ombak. Hingga berita ini terbit korban masih berada di RSUD Natuna. Sementara dua rekannya selamat.
Adapun tim yang terlibat, 1 team rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan berjumlah 8 orang , menggunakan 1 unit truck personil dan 1 unit rescue Car type II serta membawa 1 set perahu karet dan peralatan pendukung keselamatan lainnya dan dibantu .Personil basarnas Natuna, Polres Natuna…. Pol air.Lanal Ranai, TNI AD, Polsek Bunguran Timur, Satpol PP kab Natuna, Keluarga korban dan masyarakat./Roy.
